
PEKANBARU (pekanbarupis.co) — Kepala Dinas Kesehatan Kampar Berinisial ZD sampai saat ini masih menjalankan pemeriksaan di Direktorat Kriminal Khusus Polda Riau bersama dengan Kepala Puskesmas Siberuang.
Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan direktorat Kriminal khusus polda riau yang dilaksanakan jumat (12/5) dan uang hasil OTT ini rencanakannya akan digunakan untuk menutupi kasus Jamkesda yang kasusnya sedang ditangani Ditreskrimsus Polda Riau.
AKBP Iwan P. Manurung S.I.K saat memberikan keterangan Pers mengatakan berdasarkan hasil keterangan ZD kepada penyidik pada tanggal 8 seluruh kelapa puskesmas dikumpulkan untuk rapat.
Rapat tersebut membuat anggaran belanja untuk puskesmas dan diakhir rapat ZD menyampaikan kepada seluruh kepala puskesmas untuk mengumpulkan uang dan hasil kesepakan bersama disepakati sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).
Untuk mengumpulkan uang tersebut ZD menunjuk Kepala Puskesmas Siberuang RD sebagai koordinator dan nantikan setelah terkumpul uang akan diserahkan kepada ZD.
Ada sekitar 9 orang kepala puskesmas yang baru mengumpulkan sedangkan ZD memerintahkan kepada seluruh kepala puskesmas Kampar sekitar 31 orang dan menurut rencana uang tersebut akan digunakan untuk menutup kasus jamkesda yang sedang dilakukan penyidikan oleh ditreskrimsus polda riau.
Akbp Iwan juga menjelaskan kasus jamkesda yang kita tangani saat ini meningkat ke penyelidikan dan dari pihak kita tidak pernah meminta kepada kepala dinas untuk menyerahkan uang sebagai uang tutup kasus.
Sampai saat ini kita masih melakukan pemeriksaan atas kasus ini dan masih memanggil kepala puskesmas untuk dimintai keterangan, tutup Iwan.(fiq)
Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos edisi Selasa (16/5).
Pekanbaru Pos Riau