Rabu , 20 Mei 2026
Anggota Polsek Benai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus evakuasi penemuan mayat seorang laki - laki di Sungai Batang Kuantan, Senin (3/7).

Geger, Penemuan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Kuantan

KUANSING (pekanbarupos.co) — Warga Desa Siberakun Kecamatan Benai geger akibat adanya penemuan mayat tanpa identitas mengapung di pinggir Sungai Kuantan, Senin (3/7) sekira 08.50 WIB.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang mencium bau tidak sedap dari arah Sungai Batang Kuantan. Saat dicek, ternyata ada sesosok mayat mengapung di pinggir Sungai Kuantan.
“Pertama kali mayat ini ditemukan oleh warga sekitar dan dilaporkan ke kita,” kata Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito melalui Kapolsek Benai Ipda Candra Widodo kepada Pekanbaru Pos, Senin (3/7) via telepon selulernya.
Mendapat laporan, kata Kapolsek, pihaknya dan anggota meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Sesampainya di TKP, anggota Polsek langsung membantu melakukan evakuasi dan olah TKP mayat tersebut.
“Mayat itu tanpa identitas, karena warga sekitar tak ada yang kenal. Mayat itu berjenis kelamin laki-laki. Kira-kira berumur 30-an tahun,” ungkapnya.
Masih kata Kapolsek, mayat yang ditemukan mengapung di Sungai Kuantan tersebut kemudian diangkat ke bibir sungai dan kemudian dimasukkan kantong jenazah.
“Setelah dilakukan olah TKP, kemudian anggota Polsek membawa jenazah ke RSUD Telukkuantan untuk divisum,” ucapnya.
Ketika ditanya hasil dari visum luar yang dilakukan dokter RSUD Telukkuantan, Kapolsek mengaku belum mengetahuinya.
“Belum tahu saya, apakah ada luka atau tidak. Itu dokter yang tahu,” katanya.
Selanjutnya kata Kapolsek, pihaknya bersama anggota Polsek Benai mengevakuasi mayat tanpa identitas itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Kota Pekanbaru untuk dilakukan Otopsi.
“Saat ini kita masih di jalan membawa jenazah ke RS Bhayangkara. Nanti perkembangannya akan kita informasikan,” katanya.
Sementara, keterangan warga setempat menyampaikan, bahwa penemuan mayat sekitar pukul 08.50 WIB, Senin (3/7). Untuk identitas kata warga, tidak ditemukan identitas.
Saat ditemukan pertama kali, mayat tersebut mengapung dalam posisi tengkurap. Mayat itu menggunakan kaos berkerah bermotif garis horizontal serta berkaos dalam. Tak hanya itu, mayat itu juga mengenakan celana panjang kain.
Penemuan mayat tanpa identitas itu juga dibenarkan Kepala Desa Siberakun Ardilis. Ia mengatakan mayat yang mengapung di pinggir Sungai Kuantan ditemukan warga dan dilaporkan kepadanya.
“Iya, ada penemuan mayat tanpa identitas pukul 08.50 WIB. Tapi belum diangkat dari Sungai, karena tidak ada warga yang berani. Makanya saya langsung hubungi Kapolsek Benai,” ungkapnya.(cil)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *