Senin , 25 Mei 2026
DPMPTSP gali peluang investasi menguntungkan di Kuansing.

DPMPTSP Gali Peluang Investasi Menguntungkan di Kuansing

Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

KUANSING (pekanbarupos.co) — Realisasi investasi di Kabupaten Kuansing sampai triwulan I tahun 2023 baru mencapai sekitar Rp300 miliar dari target Rp900 miliar. Tentu saja pencapaian tersebut dirasa belum memuaskan.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kuansing Jhon Pite mengatakan target investasi dari Pemerintah Provinsi Riau tahun 2023 sebesar Rp900 miliar.

“Memang tak besar jika dibanding daerah lain. Kita (Kuansing,red) hanya Rp900 miliar lebih sedikit,” katanya saat Rapat Evaluasi dan Peninjauan Ulang Standar Pelayanan Tahun 2023 di ruang rapat Kepala DPMPTSP, Jumat (21/7).

Sesuai hasil rilis Pemerintah Provinsi Riau kata Jhon Pite, investasi Kuansing triwulan I tahun 2023 baru mencapai Rp300 miliar lebih atau kalau diprosentase sekira 30 persen. “Sementara rilis investasi triwulan II belum. Rencananya akan digelar di Batu Sangkar, Sumbar,” katanya.

Meski baru 30 persen lanjut Jhon Pite, DPMPTSP Kuansing optimis target tersebut akan tercapai. Hal ini bisa dilihat dari tren investasi triwulan I yang cukup baik.

“Melihat tren di triwulan I, kita yakin investasi triwulan II akan bertambah. Kita optimis bisa melampaui target yang ditetapkan tahun ini,” ujarnya.

Capaian investasi di Kuansing tersebut kata Jhon, berasal dari sektor perkebunan. Pasalnya banyak perusahaan yang beroperasi di Kuansing rata-rata sektor perkebunan. “Sektor perkebunan paling banyak. Bahkan bisa mencapai 90 persen. Kalau sektor pariwisata belum signifikan,” katanya.

Karena itulah, lanjut dia, pihaknya berharap mendapat masukan dari akademisi dan instansi terkait tentang peningkatan pelayanan masyarakat serta peningkatan investasi di Kuansing.

‘’Kami dapat banyak masukan tadi dari sejumlah instansi terkait. Seperti BPN, Diskes, PUPR dan lain-lain,” katanya.

Menurutnya, DPMPTSP tak bisa bekerja sendiri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Musti harus bekerjasama dengan instansi terkait dalam meningkatkan pelayanan. “Maka itu perlu inovasi, perlu IT guna menunjang pelayanan yang cepat dan memuaskan,” katanya.

Guna meningkatkan pelayanan katanya, kedepan ada wacana membangun Mal Pelayanan Publik (MPP). Karena sejauh ini Kabupaten Kuansing belum mempunyai MPP. “MPP ini yang sedang kita wacanakan. Karena ada target dari Pusat tahun 2024 seluruh daerah harus punya MPP,” katanya.(cil)

Kepala DPMPTSP Kuansing Jhon Pite memimpin rapat evaluasi dan peninjauan ulang standar pelayanan Tahun 2023 di ruang rapat Kepala DPMPTSP, Jumat (21/7).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *