KUANSING (pekanbarupos.co) — Pimpinan Cabang Muhammadiyah Lubuk Jambi mengadakan musyawarah cabang (Muscab) yang digelar di halaman MTs Muhammadiyah Lubuk Jambi, Sabtu (22/7).
Turut hadir Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau Dr Yusri Rasul, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kuantan Singingi Ir H Maisir, serta Forkopimda Kuantan Mudik.
Kegiatan Muscab Muhammadiyah Lubuk Jambi dimulai dengan pawai ta’aruf yang dilaksanakan di sepanjang jalan Pasar Lubuk Jambi. Sebelumnya juga digelar sunatan massal.
Ketua PCM Lubuk Jambi Drs Rustam Mahmud mengatakan Muscab Muhammadiyah Lubuk Jambi merupakan agenda rutin lima tahunan yang harus dijalankan.
“Akibat pandemi Covid-19, kaderisasi PCM Kuantan Mudik tertunda. Kita periode PCM tahun 2015-2020,” katanya.
Maka Muscab PCM Kuantan Mudik ini katanya, untuk memilik pemimpin baru periode 2022-2027. Meski banyak sekali rintangan dan tantangan yang dihadapi, namun Muhammadiyah tetap eksis.
“Saat ini pengkaderan kita agak menurun, karena perkembangan teknologi. Maka saya berharap pimpinan terpilih nanti bisa membawa semangat baru untuk Muhammadiyah,” katanya.
Sementara Camat Kuantan Mudik Surian Hendri berharap Muhammadiyah dan pemerintah bisa bergandengan tangan
untuk memajukan Kecamatan Kuantan Mudik. “Alhamdulillah kami melihat saat ini Muhammadiyah semakin hari semakin maju,” ucap Surian.
Ketua PDM Kuansing Ir H Maisir menyampaikan selamat bermusyawarah PCM Lubuk Jambi. Tujuannya, untuk membangkitkan semangat dalam berorganisasi.
“Perlu diingat kita ini organisasi besar. Maka kepada warga persyarikatan yang pernah merasa kecil, loyo, lesu mari kita niatkan berorganisasi ini semata-mata hanya untuk Allah SWT,” ajaknya.
Ia mengatakan Muhammadiyah merupakan organisasi terbesar di dunia, yang mempunyai amal usaha terbesar di dunia. Terutama di bidang pendidikan. “Muhammadiyah hari ini sudah diterima di semua negara, bukan saja di Indonesia,” katanya.
Sejauh ini katanya, Muhammadiyah Kuansing sudah banyak membantu pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa. Buktinya, ada 2.396 sekolah Muhammadiyah di Kuansing mulai MI, MTs hingga MA. “Muhammadiyah ini merupakan amanah yang harus kita jaga dengan baik supaya masa depan bangsa ini tidak hancur,” katanya.
Maisir juga menyampaikan agar seluruh PCM di Kuansing untuk segera mungkin mengadakan musyawarah cabang. Hal ini bertujuan untuk melakukan penyegaran dan kaderisasi organisasi.
“Kami berharap seluruh PCM Kuansing mengikuti langkah PCM Lubuk Jambi untuk mengadakan musyawarah cabang,” katanya.(cil)
Pekanbaru Pos Riau