Minggu , 30 Agustus 2026
Plt Kadisbunak Kuansing Andriyama Putra.

Walau Kasus Rabies di Kuansing Belum Ada, Vaksinasi Tetap Berjalan

KUANSING (pekanbarupos.co) — Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Kuansing memastikan belum ada kasus rabies di Kabupaten Kuansing.

Mesti di beberapa daerah di Riau, seperti di Kabupaten Indragiri Hilir terdapat kasus gigitan anjing terjangkit rabies. Namun di Kuansing belum ada kasus rabies.

“Kasus positif belum ada. Kasus gigitan banyak. Datanya di Dinas Kesehatan dan Puskesmas,” kata Plt Kadisbunak Kuansing Andriyama Putra melalui Kabid Kesehatan Hewan Drh Asrul kepada Pekanbaru Pos kemarin.

Hanya saja, drh Asrul pihaknya pernah menerima laporan ada warga yang digigit anjing, namun setelah dilakukan pengecekan tidak sampai pada kasus rabies.

“Selain itu tak semua warga melapor ke kita jika ada kasus gigitan. Biasanya mereka lapor ke Diskes atau puskesmas untuk memperoleh vaksin Anti rabies (VAR),” katanya.

Guna mengantisipasi penyakit rabies pada hewan, katanya, Disbunak Kuansing termasuk di UPTD lainnya melakukan vaksinasi rabies. “Vaksin rabies kita ada 800 dosis,” katanya.

Ia pun meminta jika ada masyarakat yang mau vaksin, bisa mengajukan secara kolektif melalui pemerintah desa. Bisa juga secara mandiri dengan datang langsung ke Kantor Disbunak Kuansing. “Yang mau vaksin, buat aja surat dari desa dengan jumlah hewan yang mau divaksin,” katanya.

Dijelaskan, terdapat beberapa Hewan Penular Rabies (HPR) yaitu pada anjing, kucing, dan monyet. Rabies ini ditularkan ke manusia tidak hanya melalui gigitan, cakar pada hewan yang terjangkit rabies juga berbahaya. “Apalagi saat manusia ada luka dan terkena air liurnya itu sudah pasti terjangkit,” paparnya.

Sejauh ini, Disbunak Kuansing telah melakukan vaksinasi rabies pada hewan sejak awal tahun 2023. Pelaksanaan kegiatan tersebut hanya dilakukan berdasarkan laporan dan wilayah yang kemungkinan banyak anjing liar.

“Misalnya ada laporan dari masyarakat banyak anjing liar atau kasus rabies, maka di wilayah itu kita laksanakan vaksinasi rabies,” tandas Asrul.

Disbunak Kuansing mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi pada hewan peliharan, baik itu anjing maupun kucing.

“Karena kasus belum ada belum ada eliminasi. Biasanya pemusnahan kita koordinasi dengan polisi dan kepala desa setempat. Kita mengimbau kepada warga yang mempunyai anjing atau kucing agar divaksin,” harapnya.(cil)

 

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *