Minggu , 23 Agustus 2026
Fhoto bersama tim pengabdian kepada masyarakat UNiversitas Riau, Dr Joleha ST MM bersama Lurah Sidomulyo Barat, Edi Fakhri SPd dan mahasiwa UR usai meresmikan bank sampah

Lurah Sidomulya Barat Resmikan “Bank Sampah Ikhlas” Inisiasi Pengabdian Masyarakat Dosen Universitas Riau

PEKANBARU- LPPM Universitas Riau memberikan kesempatan kepada Dosen untuk melaksanakan tri dharma perguruan tinggi dalam bentuk pengabdian masyarakat. Kegiatan ini mewajibkan keterlibatan mahasiswa dalam bentuk kuliah kerja nyata (Kukerta) yang dikenal dengan Kukerta Terintegrasi Abdimas Universitas Riau.

Tema pengabdian yang dilaksanakan kali ini yakni Inisiasi pendirian dan pengelolaan Bank Sampah di Perumahan Putri Tujuh II Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tuahmadani Pekanbaru yang di ketuai oleh Dr Joleha ST MM dengan anggota Elianora ST MEng, Kurniawaty Fitri, SE MM, Dr Lita Darmayanti, ST MT, Bochari, ST MT dan Safridatul ‘Audah, ST MT.

Dr Joleha menjelaskan, Bank sampah yang didirikan Perumahan Putri Tujuh II diberi nama bank sampah iklas, yang secara langsung diresmikan oleh Lurah Sidomulyo Barat Edi Fakhri SPd. Selasa, 26/09/2023.

Dalam sambutanya, Edi Fakhri Spd menjelaskan sangat berterimakasih dengan dibentuknya bank sampah ikhlas yang dilakukan oleh tim dosen Universitas Riau “Saya atas nama pemerintah sangat berterimakasih, smoga dengan adanya bank sampah ini dapat mengurangi sampah di tempat pembuangan sementara (PTS) terutama di kelurahan sidomulyo barat dan menyebar di kota Pekanbaru, Kata Edi Fakhri.

Tujuan dari kegiatan ini adalah dijelaskan Dr Joleha yakni mendirikan Bank Sampah di kawasan perumahan Putri Tujuh II Pekanbaru, dengan harapan jumlah volume sampah di tempat pembuangan sampah sementara (TPS) mengalami penurunan, dan secara otomatis akan mengurangi tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA).

“Nah Apabila pengelolaan sampah di bank sampah berjalan baik, maka akan berdampak luas terhadap kebersihan lingkungan, mendapatkan nilai ekonomis barang-barang yang dibuang, menambah pendapatan ekonomi masyarakat dan tak kalah pentingnya membantu beban pemerintah dalam menangani permasalahan sampah Jelas Dr Joleha.

Masih dikatakan Dr Joleha, pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak lepas dari peran serta dan kerja sama dengan bank sampah induk kota Pekanbaru, yang diwakili oleh Zulkarnaini, SSy.

“Bank sampah yang didirikan adalah bank sampah unit yang dibina oleh bank sampah induk. Peran dan tugas bank sampah induk sangat besar untuk keberlanjutan bank sampah unit. Dukungan bank sampah induk serta peran aktif pengelola dan tim dosen Unri diyakini bank sampah ikhlas akan lebih besar dan mampu menyaingi bank sampah yang telah lama ada, ungkapnya.

Bersamaan dengan peresmian bank sampah ini sekaligus dilakukan praktek penerimaan sampah dari warga untuk ditabung dibank sampah ikhlas, diakhir acara dilakukakan pencabutan doorprize. Terlihat kegembiraan dan antusias warga dalam menyambut adanya bank sampah dengan membawa sampah-sampah mereka untuk dinilai di bank sampah yang baru saja diresmikan. (rls)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *