PANGKALANKERINCI (pekanbarupos.co) –Safari dua ekor gajah di ibu kota Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau, Pangkalan Kerinci masih berlanjut. Pihak BKSDA ternyata gagal menggiring gajah ke habitatnya. Akibatnya, tanaman semangka dan sawit petani habis digasak.
“Ternyata dua ekor muncul lagi pak. Sawit kecil dan tanaman semangka dirusaknya,”jelas Pakde, Jumat (12/1/2024) malam.
Menurutnya, dua ekor hewan berbadan gemoy mulai tampak diantara pohon sawit warga menjelang maghrib, sekitar pukul 16.30 WIB Jumat.
“Saya baru balek jemput anak dari sekolah, di dekat rumah kok malah ada jejak ada gajah. Rupanya warga sudah pada ngumpul melihat sambil berupaya mengusirnya. Tapi, mana berani dekat-dekat. Dari jauh saja,” terang penjaga kebun sawit milik keluarga M Yunus Rahimahullah di KM 3,5/4 akses road PT RAPP Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Riau. “Kalau lokasinya ya belakang sekolah Al Bayan pak, tidak jauh kok dari jalan,”imbuh Pakde.
Namun Pakde belum mengetahui persis berapa banyak sawit milik majikannya yang dijadikan santapan oleh dua ekor hewan yang dilindungi negara tersebut.
“Belum dicek pak, kan sudah maghrib. Sebelumnya juga kan pernah dimakan gajah juga jumlahnya lumayan,”bebernya. “Termasuk kebun semangka punya bu Ning yang dirusak. Banyak atau sedikit belum tahu juga,”imbuhnya.
Pakde juga meneruskan pesan petugas Balai Besar KSDA Riau.” Apa bila gajahnya berada dekat di rumah kita, mereka menyuruh untuk membuat api dan suara-suara agar gajah tidak mendekat ke rumah kita,”ujar Pakde meneruskan pesan dari Tim BKSDA Riau yang ternyata juga sudah mengintai di lokasi.
“Tim kami tadi sore ternyata sudah mengikuti gajah itu,Pak.Sekarang tim sedang makan malam,setelah itu langsung ke lokasi lagi ya,Pak,”jelas sumber dari Balai Besar KSDA Riau.
Menurut sumber lagi, adalah tim yang diturunkan ini memang tim yang biasa mengurusi gajah. Wajar Pak,banyak masyarakat yang tiba tiba jadi tim penilai,”katanya menepis anggapan masyarakat yang menilai tim tidak berani bertindak sambil menambahkan pimpinan sedang mendiskusikan kebijakan yang diambil berdasarkan data-data tim di lapangan.
Hanya saja media ini berhasil mengkonfirmasi Kepala Balai Besar KSDA Riau Genman Suhefti Hasibuan, S.Hut., M.M.
Begitu Pokja Humas Balai Besar KSDA Riau Bu Mei yang dikonfirmasi terpisah melalui WA menyarankan media ini menghubungi Kepala Seksi Wilayah Pak Laskar.
“Berarti tim sedang berupaya di lokasi Pak. Mohon maklum. Kalau ada update terbaru saya infokan. Apalagi cuaca beberapa hari hujan terus menerus,” jawabnya melalui pesan Whatsapp.(amr)
Pekanbaru Pos Riau