Sabtu , 24 Februari 2024
Polsek Kuala Cenaku dibantu KPBD mencari korban hingga larut malam.ist

Tersengat Listrik Saat Memancing, Pelajar Jatuh dan Hilang di Sungai Indragiri 

INHU (pekanbarupos.co) – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, peribahasa ini seperti yang dialami oleh salah seorang pelajar di MA Hidayatullah Kuala Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Adli Setiawan (16). Dirinya dinyatakan hilang saat memancing di aliran sungai Indragiri, Ahad 14 Januari 2024 sekira pukul 16.20 WIB.

Warga Desa Kuala Mulia ini sebelum jatuh dan terseret arus sungai Indragiri kabarnya terlebih dahulu tersengat aliran listrik saat memegang Kabel Induk PLN yang melintas di aliran sungai itu.

Kabarnya, pada saat itu korban bersama dua orang temannya, Febriansyah (13) Pelajar MTS Hidayahtullah Kuala Cenaku dan Revandi (15) Pelajar SMP N 1 Kuala Cenaku warga Desa Kuala Mulia Kecamatan Kuala Cenaku tengah memancing ikan.

Korban bersama saksi I dan saksi II pergi memancing ikan sekira pukul 15.30 WIB menggunakan pompong korban untuk memancing di sungai Indragiri di arah Hulu dari jembatan Kuala Cenaku.

Kemudian sekira 16.10 WIB, si korban mengajak pindah lokasi mancing dan yang mengemudikan pompong adalah korban sendiri diarahkan ke bawah jembatan Kuala Cenaku.

Pada saat pas dibawah jembatan pompong diikatkan dibawah jembatan Kuala Cenaku. Kemudian korban bersama dengan saksi I dan saksi II memancing kembali.

Namun pada saat itu korban naik ke besi pengaman tiang jembatan (segi tiga pengaman tiang jembatan). Pada saat diatas segitiga pengaman jembatan terdapat kabel induk PLN yang melintas dan sangat rendah lebih kurang 1 meter dari tiang segitiga pengaman jembatan.

Sehingga pada saat itu korban lewat dan memegang salah satu kabel Listrik PLN dengan menggunakan tangan sebelah kiri dan seketika saksi melihat dari tangan kiri sampai ke kepala korban mengeluarkan api. Kemudian saksi I dan saksi II melihat korban menegang dan seketika terjatuh ke dasar sungai dalam keadaan kaku.

Melihat kejadian itu, kemudian kedua saksi mencoba melihat ke dekat korban dan berusaha menolong. Akan tetapi merasa takut karena derasnya arus sungai kedua saksi tidak berani untuk terjun kedalam sungai dan pada saat itu korban tidak terlihat dikarenakan arus air yang deras dan kedalaman air yang cukup dalam.

Kedua saksi lantas meminta tolong kepada ABK pompong pasir yang ada di sungai untuk minta bantu mencari korban. Sementara saksi I dan saksi II mencari bantuan dan berjumpa dengan orang tua korban (Baharudin) dikarenakan panik baik saksi I dan saksi II diarahkan oleh warga untuk pulang ke rumah untuk menenangkan diri.

Kejadian ini juga dibenarkan oleh Kapolres Inhu AKBP Dody Wirawijaya SIK melalui Kasubsi Penmas Aiptu Misran, Selasa (16/1/2024) pagi sekira pukul 09.30 WIB. Melalui sambungan seluler,

Misran menjelaskan bahwa pada saat kejadian korban menggunakan baju warna putih celana panjang warna hitam.

Informasi terkhir, kata Misran, hingga saat ini Kapolsek Kuala Cenaku beserta personil Polsek Kuala Cenaku dan dibantu warga melakukan pencarian di seputaran TKP dan di aliran sungai Indragiri. “Informasinya korban belum juga ditemukan,”pungkasnya.(har)

 

About Alzamred Malik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *