Sabtu , 15 Juni 2024
Ketua Panwascam Balai Jaya bersama PKD se Kecamatan Balai Jaya foto bersama usai pelantikan.met

11 PKD Se-Kecamatan Balai Jaya Dilantik, Panwascam: Hindari Pertemuan dengan Cakada Maupun Partai Politik

BALAIJAYA (pekanbarupos.co) — Bertempat di aula Kantor Camat Balai Jaya, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Balai Jaya melantik 11 Pengawas Kelurahan/Desa ( PKD) se kecamatan Balai Jaya.Ahad (2/6) sore.

PKD tersebut dilantik oleh Kordiv P2H Panwaslu Balai Jaya Burhany SE. Pelantikan ini turut serta dihadiri IPTU Samsul (BKO Kapolsubsektor Balai Jaya), Serma Syahrudin (DanPOS Balai Jaya) Perwakilan KUA, Mulyadi, SH.I,PPK Balai Jaya Hafiz dan panwascam Balai Jaya.

Adapun 11 PKD yang dilantik tersebut meliputi PKD Balam Sempurna Kota, PKD Balai Jaya Kota, PKD Balai Jaya, PKD Balam Jaya, PKD Pasir Putih Barat, PKD Pasir Putih Utara, PKD Kencana,PKD Lubuk Jawi,PKD Bagan Bhakti ,PKD Balam Sempurna dan PKD Pasir Putih.

Ketua Panwascam Balai Jaya melalui Koordinator divisi Kordiv P2 H Burhany SE kepada awak media Posmetro Rohil/ pekanbarupos.co mengatakan bahwa pelantikan PKD ini merupakan tahapan daripada persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) Kabupaten Rokan Hilir tahun 2024 yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024 nanti.

“Hari ini kita melakukan pelantikan dan pembekalan kepada PKD se Kecamatan Balai Jaya,” kata Burhan yang akrab disapa.

Selain daripada itu Burhan juga menyampaikan beberapa pesan agar seluruh PKD yang baru saja dilantik ini dapat menjaga netralitas dan integritas sebagai pengawas agar pelaksanaan Pilkada nanti dapat berjalan aman lancar dan sukses.

“Jalankan tugas dan wewenang maupun tanggung jawab sebagai PKD dan menjaga netralitas,” pesan Burhan. “Kami ingatkan kembali tetap jaga netralitas dan jalankan tugas sesuai wewenang,” pesannya.

Tambah Burhan, jika ada temuan atau pelanggaran dilapangan kiranya dapat berkoordinasi dan komunikasi dengan Panwascam agar persoalan dapat diselesaikan dengan baik. Kemudian diharapkan semua PKD agar menghindari pertemuan dengan pengurus partai politik maupun calon kepala daerah ( Cakada).

“Jangan mau diajak duduk atau ngopi dengan orang partai politik maupun calon kepala daerah, hindari semua untuk menjaga netralitas Pengawas Pilkada,” pesannya kembali.(met)

About Alzamred Malik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *