Selasa , 19 Mei 2026
Rektor IKTN DR Afiq Budiawan, M. HI dan Camat Kuala Kampar Elrasyidi Albi, S. Sos didampingi mahasiswa PKM angkatan I menunujukkan MoU kedua belah pihak untuk kemajuan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.amr

Mahasiswa IKTN Angkatan I PKM di Pulau Terluar 

KUALAKAMPAR (pekanbarupos.co) — Pulau Mendol atau Pulau Penyalai merupakan pulau terluar yang berada paling ujung dari Kabupaten Pelalawan. Pulau ini menjadi tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mahasiswa angkatan I Institut Keislaman Tuah Negeri (IKTN) Pelalawan.

Hal ini dikatakan Sekretaris IKTN Dedi Azwandi, S. Sos kepada media ini, Senin (3/6/2024). “Alhamdulillah 21 mahasiswa kita angkatan pertama sudah diserah terimakan kemarin (2/6/2024) untuk melakukan PKM di Kecamatan Kuala Kampar. Diantar dan diserahkan langsung oleh pak Rektor IKTN Dr Afiq Budiawan, M.HI, dan diterima langsung oleh pak Camat Kuala Kampar Elrasyidi Albi, S.Sos,” jelas Dedi.

Penyerahan mahasiswa jurusan Pendidikan Agama MI/SD ini lanjut Dedi disertai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan.

Masih kata Dedi Azwandi penandatanganan tersebut dilakukan oleh Dr Afiq Budiawan, M.HI, selaku Rektor Institut Keislaman Tuah Negeri Kabupaten Pelalawan.

“Kegiatan MoU ini dilakukan dalam upaya untuk penguatan kerjasama antara IKTN dan Kecamatan Kuala Kampar dalam hal program dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat,”papar Dedi menyampaikan pesan Rektor dalam sambutannya di depan Camat Kuala Kampar dan perwakilan mahasiswa di Kuala Kampar.

Dedi yang juga dikenal sebagai pegiat sosial yang juga pimpinan Rumah Relawan Dhuafa (RRD) Kabupaten Pelalawan menambahkan, dalam kesempatan itu juga Rektor IKTN Afiq Budiawan menambahkan dari kegiatan penandatanganan MoU dan mahasiswa PKM ini diharapkan kampus IKTN dapat mengimplementasi kurikulum Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan memberikan manfaat bagi prodi terutama dalam hal belajar diluar kampus.

“Tujuan yang lain dari kegitan PKM adalah memberikan pengalaman belajar dan ketrampilan kepada mahasiswa dalam menyelesaikan masalah di masyarakat dengan pendekatan problem solving cycle agar memperoleh hasil yang efisien, efektif dan optimal dalam memperoleh, mengolah dan menganalisa data informasi serta menginterpretasikan hasilnya pada saat intervensi kepada masyarakat,”benernya.

Disebutkan, Kampus IKTN memilih Kecamatan Kuala Kampar sebagai tempat kegiatan PKM dulu Kuliah Kerja Nyata (KKN) dikarenakan jaraknya yang jauh dan merupakan pulau terluar di Kabupaten Pelalawan.

Kesempatan yang sama, pejabat nomor satu di Kecamatan Kuala Kampar, Elrasydy Albi. S.Sos m menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kampus IKTN, yang sudah memilih Kecamatan Kuala Kampar untuk dijadikan tempat kegiatan pengabdian masyarakat.

“Tentu kami sangat mendukung kegiatan ini dan menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak IKTN. Tentunya, sebagai implementasi pelaksanaan MBKM, dan diharapkan dari silaturahmi ini akan menguatkan hubungan kelembagaan yang baik antara IKTN dan Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan,”ungkap Camat.

Malah, Camat berharap kegiatan PKM ini bisa berlanjut di tahun mendatang. “Pemerintah Kecamatan Kuala Kampar mengharapkan, kegiatan pengabdian masyarakat ini terus berlanjut di tahun mendatang, sehingga masayarkat Kuala Kampar mengerti dan sadar akan pentingnya pendidikan untuk anak-anaknya. Dengan meningkatkan SDM masyarakat, juga akan memiliki efek pada mengelola potensi sumberdaya alam di Kecamatan Kuala Kampar dan memberikan peluang pekerjaan baru bagi masyarakat,”ungkap Camat Elrasyidi Albi.

Beberapa poin kerjasama yang disepakati dalam batas tertentu itu diantaranya, kerjasama bidang akademik, pendidikan dan pengabdian masyarakat dan lainnya.

IKTN sendiri berdiri dibawah Yayasan Negeri Bertuah Riau dengan alamat Kampus Jalan Lintas Timur Sumatera Desa Dusun Tua Kecamatan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan saat ini memiliki sejumlah Program Studi. Antaranya, Pendidikan Guru MI/SD (S. Pd), Manajemen Pendidikan Islam (S. Pd), Manajemen Bisnis Syari’ah (SE), Pendidikan Agama Islam (S. Pd), Ilmu Komunikasi (Komunikasi dan Penyiaran Islam) (S. Ikom) dan Perbankan Syari’ah (SE).

Dedi menambahkan, IKTN yang memiliki sistem kuliah fleksibel ini juga menawarkan sejumlah beasiswa, baik dari Bidikmisi/KIP, Baznas Pemprov Riau, Pemprov Riau, Pemda Pelalawan, juga dari Yayasan dan beasiswa Tahfidz.

Bahkan untuk memberikan peluang yang besar bagi masyarakat luas untuk kuliah, pihaknya juga membuka berbagai kelas. Mulai kelas reguler dengan ruangan ber AC, karyawan juga eksekutif.

Saat ini lanjut Dedi masih dibuka pendaftaran hingga gelombang ketiga yang berakhir pada September mendatang. “Jadi ayo manfaatkan kesempatan yang ada untuk kuliah bersama IKTN,” pungkasnya.(amr)

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *