PEKANBARU (Pekanbarupos.co) – Warga sesalkan hampir satu bulan tidak mengakses informasi pajak kendaraan secara online di Website Badan Pendapatan Daerah. (Bapenda) Provinsi Riau.
Tidak hanya sesalkan, warga pun menunding pelayanan Bapenda Riau terkait pajak kendaraan tidak bagus serta tidak peduli dengan kebutuhan masyarakat, yang taunya menerima dan memberikan sanksi jika warga telat membayar pajak.
Hal itu diungkapkan salah seorang warga kota Pekanbaru, Muhammad Ilham, Jumat (13/2/2025). Dikatakannya, jika ia tidak bisa mengakses pajak online di Website Bapenda Riau itu sudah hampir satu bulan. Di mana setiap kali dibuka selalu eror dan sedang dalam perbaikan.
“Saya melakukan pengecekan pajak itu butuh informasi karena sedang bekerja diluar kota. Namun setiap saya buka eror dan sedang dalam perbaikan. Pelayanan yang cukup buruk (Jelek),”katanya.
Lucu saja tambahnya, masa ia sekelas pemerintahan yang bidangnya menerima uang tidak bisa memperbaiki sekelas Website dengan cepat. Sementara, semua itu merupakan pelayanan untuk masyarakat dan uang masuk untuk pemerintah.
“Kita juga tidak paham lah kinerja pemerintah ini, sulit juga dan sebagai masyarakat biasa gak mungkin kita yang ajarin,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, jika di Samsat ini tidak heran jika pelayanan masih jauh rendah. Selalu saja ada permasalahan yang terkesan menyulitkan dan memberatkan pada warga. Seperti, pembayaran pajak kendaraan jika tidak atas nama diri sendiri yang harus ada persetujuan lainya atau mencari identitas pemilik pertama kendaraan.
“Ini juga pernah saya alami, karena sebelumnya saya membeli kendaraan bekas dan belinya juga di showroom jual beli bekas tidak tau dimana pemiliknya. Sehingga tidak bisa bayar pajak karena tidak ada identitas pemilik pertama sesuai STNK.
Tapi aneh nya kalau bayar katanya untuk persetujuan sebesar Rp700 ribu baru bisa. Saya ini kan bayar pajak untuk pemasukan pemerintah, tapi kok dipersulit. Gimana kalau warga minta sama pemerintah ya,” cetusnya.
Hal senada juga disampaikan Hendri yang juga warga Kota Pekanbaru lainya, mengatakan, jika ia juga tidak bisa mengakses pajak online Bapenda Riau. Sementara ia butuh informasi pajak kendaraan karena ingin membeli kendaraan bekas agar tau besar pajak yang akan dibayar setiap tahun.
“Secara kebutuhan informasi ya kesal juga. Seharusnya permasalahan ini bisa segera diatasi. Ini kan pelayanan untuk pajak yang terus digaungkan pemerintah agar masyarakat taat pajak.
Mudah-mudahan permasalahan ini di dengar oleh Gubernur Riau yang baru. Agar kedepan permasalahan seperti ini tidak lagi terjadi dan pelayanan untuk masyarakat terus diutamakan,” tuturnya.(dre)
Pekanbaru Pos Riau