Rabu , 22 April 2026

Diduga Abaikan K3, Pajak Daerah dan Pendidikan Anak Karyawan, Tokoh Riau Minta Pemda Turun Tangan

Minivan yang disulap jadi ambulans, PT IIS dinilai abaikan hak karyawan

UKUI-(pekanbarupos.co)-Sorotan terhadap PT. Indosawit Lembah Subur (IIS), perusahaan sawit besar yang beroperasi di Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau, semakin menguat.

Kamis (24/4/2025), Dedi Azwandi, Penasehat Persaudaraan Pengemudi Ambulans Indonesia (PPAI) Wilayah Riau dan mantan aktivis, kembali mengkritik keras dugaan pelanggaran perusahaan yang dinilai sistematis.

Perusahaan yang mempekerjakan lebih dari dua ribu karyawan ini disebut telah mengabaikan standar Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Kerja (K3), hak-hak dasar pekerja, hingga tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar.

“Perusahaan besar tapi perlakukan manusia seperti bukan manusia. Standar K3 diabaikan. Mobil berpelat G yang katanya ambulans, ternyata tidak sesuai standar medis. Bahkan pajak kendaraan pun tidak disetor ke Pelalawan, padahal beroperasi dan mengambil kekayaan alam daerah kita,” ujar Dedi.

Lebih miris lagi, fasilitas pendidikan untuk anak-anak karyawan pun luput dari perhatian. Dedi mengungkap, sebanyak 42 orang anak SMA/SMK dari keluarga karyawan harus naik motor menempuh jarak sekitar 45 km setiap hari demi sekolah, dengan risiko tinggi di jalan.

“Tak ada bus sekolah dari perusahaan. Padahal ini menyangkut keselamatan dan masa depan generasi penerus,” ungkap Dedi kesal.

Menurut Dedi, surat permintaan bantuan transportasi sudah dilayangkan ke Dinas Tenaga Kerja. Bahkan pertemuan telah dijadwalkan untuk hari ini (24/4), namun pihak perusahaan mangkir dan tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

“Inilah bukti bahwa perusahaan tidak punya itikad baik. Pemerintah daerah, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan, dan Bupati Pelalawan harus turun tangan. Jangan biarkan perusahaan bertindak semena-mena di tanah kita sendiri,” tegas Dedi.

Hingga berita ini ditayangkan, manajemen PT. IIS belum memberikan tanggapan resmi.(amr)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *