INHU (pekanbarupos.co) – Manajemen PT Asian Agri dalam waktu yang tidak ditentukan Manajemen PT Asian Agri akan menyelidiki dugaan praktik Skandal disetingkat Manajamen di perkebunan PT Regunas Agri Utama, Peranap.
Sebab jika isu skandal itu benar adanya dan atau karena kelalaian manajamen, dampaknya merugikan perusahaan. “Kami mesti recheck ke kebun ya , nanti akan aku kabari kalau sudah dicek, makasih,” jawab Hinder Ordonnantie PT Asian Agri, Reni, belum lama ini dari Jakarta.
Awalnya Reni berharap informasi dugaan skandal dibagian produksi sawit dikebun PT RAU Peranap dapat diinformasikan kepada Humas PT Asian Agri Regional Sumatra, Lidya.
“Ada apa ini, maaf biasanya ke bu Lidia nanti saya sampaikan ke beliau ya. Tapi pertanyaannya apa biar kusampaikan,” tulis Meri kepada Pekanbaru Pos.
PT Regunas Agri Utama (RAU) sendiri bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Peranap kabupaten Indragiri hulu (Inhu) Riau adalah salah satu anak perusahaan PT Asian Agri.
Setakat ini, PT RAU di wilayah kerja Desa Semelinang Tebing Kecamatan Peranap sedang melakukan peremajaan perkebunan kelapa sawit atau kerap disebut replanting.
Pada saat replanting, viral dugaan skandal manajamen perusahaan bekerjasama dengan masyarakat setempat melakukan panen massal sawit milik perusahaan. Siangnya dipanen lalu sore harinya hingga malam dilansir pakai mobil pickup,” sebut Narasumber enggan ditulis nama.
Masih menurut narasumber, buah sawit hasil penjarahan milik perusahaan di jual ke Tengkulak di jalan Napal, Peranap. “Tidak mungkin Manajamen perusahaan (PT RAU) tidak tau ada panen massal dikebun yang mau di replanting, atau jangan-jangan ada kongkalikong atau kerjasama skandal yang membuat perusahaan merugi,” narasumber mengurai sekaligus menyebut praktik curi sawit masih berlangsung bekerjasama dengan oknum Sekdes dan pemuda setempat.
Humas PT RAU, Pranata membantah. Gak benar itu, udah kami validasi gak ada yang turun ke areal. Dan situasi kondusif,” jawab Pranata, Selasa (7/5) yang mengaku dianya sudah koordinasi ke tim keamanan di areal tidak ada orang luar ambil buah sawit sisa replanting karena tidak di ijinkan. (San)
Pekanbaru Pos Riau