BENGKALIS (pekanbarupos.co) – Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR Indonesia (Aspekpir) Kabupaten Bengkalis menggelar sosialisasi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan Sarana Prasarana (Sarpras) di Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis. Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi dan pemahaman kepada petani kelapa sawit tentang program-program yang dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.
Ketua DPD II Aspekpir Kabupaten Bengkalis, Abdul Kadir Siregar, S,.Ag, menjelaskan bahwa program PSR merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan produktivitas kelapa sawit rakyat. “Program PSR ini memberikan bantuan dana sebesar Rp 60 juta per hektar untuk peremajaan sawit rakyat,” ungkapnya.
Cahyo Virlianto selaku Pengurus DPD I Aspekpir Provinsi Riau, menambahkan bahwa program Sarpras juga dapat membantu petani kelapa sawit dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka untuk kebun kelapa sawit usia 4 sampai 20 tahun. “Program Sarpras ini memberikan bantuan berupa intensifikasi (pupuk, benih, pestisida), alat pasca panen, pembuatan/peningkatan jalan dan rehabilitasi tata kelola air, mesin pertanian, alat transportasi dan lain-lain,” tambahnya.
Muliyadi, Ketua Pengurus Koperasi Produsen Bukit Kerikil Maju Jaya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus Aspekpir Kabupaten Bengkalis dan berharap program Aspekpir dapat membantu KUD Desa Bukit Kerikil.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus Aspekpir Tingkat I Provinsi Riau, Cahyo Virlianto, Ketua DPD Aspekpir Tingkat II Kabupaten Bengkalis, Abdul Kadir Siregar, S,.Ag, serta pengurus dan anggota Koperasi Produsen Bukit Kerikil.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan petani kelapa sawit di Kabupaten Bengkalis dapat lebih memahami dan memanfaatkan program-program yang tersedia untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.(Mil)
Pekanbaru Pos Riau