ROHIL (pekanbarupos.co) – Dalam upaya penanggulangan penurunan angka penyakit malaria yang melanda beberapa wilayah kecamatan di Rokan Hilir, DLH Rokan Hilir terus berupaya ambil bagian dalam penangan sampah dan genangan air dengan menurunkan hampir 60 petugas Satgas.
Penangan sampah dan genangan air dilakukan Satgas DLH Rohil tidak hanya di Kecamatan Bangko, bahkan sampaikan di Kecamatan Palika, dan Sinaboi.
“Kami dari satgas DLH Rohil dalam penanggulangan malaria ada beberapa Kecamatan kami telah selesai melakukan kegiatan penanganan sampah dan genangan air,” kata Suwandi S.Sos Kadis DLH Rokan Hilir.
Baru ini Jelas Suwandi, Satgasnya baru selesai melaksanakan penanganan sampah dan genangan air di Kecamatan Palika kecuali di Sungai Daunnya.
Ada lima kepenghuluan dan kelurahan di Palika yang sudah dilakukan Pembersihan Sampah dan Genangan Air, di Kecamatan Palika hampir 10 hari satgas bekerja disana.
Sekarang ini mulai hari Senin sampai saat ini satgas DLH Rohil masih fokus penanganan sampah dan genangan air yang ada di Kelurahan Bagan Barat tepatnya Jalan Usaha satu, Usaha II dan Jalan Nelayan.
Lokasi ini di bersihkan secara manual dan menggunakan alat berat. Usai lokasi Bagan Barat pihak Satgas DLH menanti akan lanjut ke Kecamatan Sinaboi.
“Sinaboi walaupun sudah kita lakukan pembersihan kemarin, saya yakin dengan kondisi air pasang surut sampah-sampah yang ada di Kelurahan Sinaboi Kota, Sungai Bakau, dan Kepenghuluan Sinaboi pasti banyak lagi. Jadikan kami akan benahi kembali lokasi tersebut, termasuk normalisasi Parit yang ada di sepanjang jalan Poros Sinaboi mulai dari Jembatan Sinaboi sampai ke Sungai Bakau,” jelas Suwandi.
Kemudian setelah Sinaboi selesai, pihak akan kembali melanjutkan kegiatan tersebut di Kecamatan Kubu dan Kuba khusus nya di Kepenghuluan Pulau Alang, Kelurahan Teluk Merbau, dan Teluk Piyai.
“Dengan upaya yang kami lakukan dapat menurun angka malaria. Masyarakat yang terjangkit wabah malaria bisa menurun,” pintanya.(ald)
Pekanbaru Pos Riau