PANGKALANKERINCI(apekanbarupos.co)-Kondisi fasilitas WC di sejumlah sekolah di ibu kota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci, dinilai sangat memprihatinkan. Keluhan itu datang dari masyarakat setempat.
Adalah Abdul, Jumat (25/7/2025) yang menyuarakan keresahannya atas buruknya sanitasi di lingkungan sekolah.
Menurutnya, banyak WC sekolah yang tidak layak pakai, bahkan hampir semuanya mengalami kemampetan. Padahal, fasilitas sanitasi seperti WC merupakan bagian penting dari kelayakan sebuah sekolah, terlebih untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang ramah anak.
“WC dengan jumlah siswa itu sangat tak sebanding. Banyak yang mampet, hampir semua sekolah keadaannya macam itu. Kalau kita datang ke sekolah di Kerinci, rasanya risau lihatnya. Bahkan dari lima meter sudah tercium bau tak sedap,” ujar Abdul.
Ia menyayangkan kurangnya perhatian dari pihak-pihak terkait, baik itu Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, Kementerian Agama untuk sekolah di bawah naungannya, maupun anggota DPRD yang membidangi pendidikan.
“Saya minta kepada anggota DPRD dari Dapil Kerinci atau yang membidangi pendidikan, tolonglah sesekali sidak ke sekolah-sekolah. Cek langsung kondisi WC yang banyak tidak layak itu. Ini bagian dari upaya menjaga martabat anak-anak kita di sekolah,” lanjutnya sambil berharap tak hanya WC sekolah di Pangkalan Kerinci tapi juga seluruh kecamatan sesuai daerah masing-masing.
“Dalam kota saja seperti ini, bagaimana di luar kota. Bisa jadi WC majlis guru juga patah,”bebernya.
Selain itu, Abdul juga mengusulkan agar ada regulasi yang mengatur tentang aktivitas anak di malam hari. Menurutnya, salah satu bentuk nyata dari kepedulian terhadap masa depan anak adalah menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan aman, termasuk dengan WC yang bersih dan berfungsi baik.
Keluhan ini hendaknya lanjut Abdul, menjadi perhatian serius semua pihak, sebab pendidikan yang berkualitas tak hanya soal kurikulum, tapi juga menyangkut fasilitas dasar yang manusiawi.
“Kebersihan WC bukan sekadar soal teknis, tapi menyangkut kesehatan, kenyamanan, dan kehormatan siswa. Apalagi, kita yang muslim, hendaknya ini menjadi perhatian utama. Bukan saja tampilan bersih, tapi WC jorok,”tutupnya.(amr)
Pekanbaru Pos Riau