Selasa , 30 Juni 2026

Kolaborasi Cegah ATM, Disdik dan Dinkes Bengkalis Gelar Sosialisasi di Satuan Pendidikan

BENGKALIS (pekanbarupos.co) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis menggelar sosialisasi pencegahan dan pengendalian Aids, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) bagi satuan pendidikan di Kabupaten Bengkalis. Kegiatan perdana dilaksanakan di SMPN 9 Bengkalis, Senin (22/9).

Hadir Kasubag Umum Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Mukhtar, S.Pd., M.M., yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan, serta Korwilcam Bengkalis yang diwakili oleh Syafrizal, S.Akun. Kehadiran perwakilan dari kedua instansi ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan siswa.

Sebagai narasumber utama, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bengkalis, Irawandi, S.K.M., M.P.H., memberikan materi yang komprehensif dan informatif mengenai ATM. Dalam paparannya, Irawandi menjelaskan secara rinci mengenai penyebab, cara penularan, gejala, serta langkah-langkah pencegahan yang efektif untuk masing-masing penyakit.

Kepala SMPN 9 Bengkalis, Jamilah, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Disdik dan Dinkes Bengkalis atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, sosialisasi ini sangat penting dan bermanfaat bagi para peserta didiknya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Disdik dan Dinkes Bengkalis atas inisiatif yang luar biasa ini. Pengetahuan tentang pencegahan ATM sangat penting bagi siswa-siswi kami, agar mereka dapat terhindar dari penyakit-penyakit tersebut dan menjalani hidup yang sehat,” ujar Jamilah.

Jamilah juga berharap, sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan siswa dalam menjaga kesehatan, baik di lingkungan sekolah maupun di tempat tinggal mereka. “Dengan pengetahuan yang mereka dapatkan, diharapkan siswa-siswi kami dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dan turut serta menyebarkan informasi yang benar mengenai pencegahan ATM,” tambahnya.

Senada dengan Jamilah, Kasubag Umum Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Mukhtar, juga menekankan pentingnya pemahaman tentang pencegahan penyakit ATM bagi para siswa. Ia berharap, para siswa dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk menjaga diri dan lingkungan dari penyebaran penyakit tersebut.

“Dalam proses mewujudkan visi Nasional menuju Indonesia Emas 2045, disamping kualitas dan mutu pendidikan yang baik, siswa-siswi kita juga perlu dibekali pengetahuan kesehatan seperti ATM ini. Sehingga dengan kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan upaya pencegahan anak-anak kita sebagai penerus bangsa, khususnya terhadap bahaya penyakit ATM,” pungkas Mukhtar.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah awal yang strategis dalam upaya pencegahan dan pengendalian ATM di kalangan generasi muda Kabupaten Bengkalis. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh satuan pendidikan, sehingga tercipta lingkungan belajar yang sehat dan kondusif bagi tumbuh kembang siswa.(Mil)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *