PANIPAHAN (pekanbarupos.co) – Aksi perampokan bersenjata tajam (Sajam) terjadi di Jalan Berdikari, RT 02, RW 10, Kepenghuluan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Selasa (30/9/2025) malam sekitar atar pukul 22.00 WIB hingga 23.00 WIB.
Korban diketahui bernama Nopita, saat kejadian, rumah korban dalam ke adakan kosong ditinggal korban keluar rumah.
Tak berselang lama, adek ipar korban yang tidak diketahui namanya, pulang kerumah tersebut, dan memasukkan kendaraan sepeda motor miliknya kedalam rumah.
Kaget bukan kepalang, tiba-tiba muncul dua orang laki-laki bertopeng melompat pagar rumah korban langsung menodongkan senjata tajam kepada adek ipar korban.
Dibawah ancaman, korban pasrah dan hanya menyaksikan dua orang laki-laki bertopeng itu menggerogoti harga benda milik korban.
Beredar isu dilapangan, korban mengalami kerugian mencapai Rp 1 Milir terdiri dari uang tunai ratusan juta, emas batangan sebanyak delapan batang dan emas empat piringan untuk pernikahan anak korban.
Datuk Penghulu Panipahan, Kasmer Saputra saat di konfirmasi Wartawan Pekanbarupos.co/Posmetro Rohil, Rabu (1/10/2025) membenarkan kejadian tersebut.
“Ya benar kejadiannya tadi malam sekitar pukul 22.00 WIB ke arah pukul 23.00 WIB,” ujarnya
Penghulu mengaku tidak mengetahui secara rinci kerugian korban, akan tetapi, informasi dilapangan pelaku menodongkan senjata tajam kepada korban, persoalan ini pun sudah dilaporkan ke Polsek Panipahan.
“Korban sudah melaporkan kejadian itu ke Polsek Panipahan, sekarang sudah ditangani polisi,” ujarnya.
Berdasarkan warga sekitar, kerugian korban diperkirakan mencapai hampir 1 Milir terdiri dari uang kes ratusan juta, emas batang delapan batang dan perhiasan emas sebanyak empat piring untuk pernikahan anaknya.
“Kalau untuk kerugian korban saya tidak tau pasti, mungkin pihak kepolisan lebih tau, karena korban sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Panipahan,” akunya.
Sementara itu Kapolsek Panipahan, Iptu Yopi Ferdian saat di konfirmasi melalui Aplikasi Whatsap-nya belum mengangkat dan saat di chat SMS juga hanya centang dua belum dibuka hingga berita ini diterbitkan. (Zul)
Pekanbaru Pos Riau