SINTONG (pekanbarupos.co) – Sepertinya unjuk rasa dilakukan masyarakat Kepenghuluan Sintong, Sintong Pusaka, dan masyarakat Sintong Bakti sekitarnya, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, udah mulai membuahkan hasil.
Buktinya, pada Kamis (9/10/2025) pagi, awalnya masyarakat pengunjuk rasa melakukan aksi dekat jembatan penyeberangan Sintong. Karena tidak membuahkan hasil, sekira pukul 13.00 Wib pengunjuk rasa melakukan aksi di depan stasiun Pengumpul Minyak.
Karena tidak ada pihak PHR memberikan tanggapan atas permintaan perbaikan jalan, khususnya jalan dari Jembatan Sintong sampai ke Simpang Pemburu berjarak sekitar 28 KM tersebut. Maka sekira pukul 17.00 Wib, masyarakat pengunjuk rasa yang ada emak – emak nya itu meminta operator di Stasiun Pengumpul Minyak untuk keluar dan meminta mematikan operasional.
Kemudian dengan di kawal ketat pihak Satpam PT. Global Arrow didampingi pihak TNI dari Danramil 02 Tanah Putih, pihak Polri dari Polres Rohil dan Polsek Tanah Putih, pada akhirnya operator keluar dengan mengatakan bahwa untuk mematikan operasional stasiun butuh proses waktu yang sedikit lama.
Mendengar itu masyarakat pengunjuk rasa siap menunggu dan bahkan siap menjaga keamanan stasiun. Selanjutnya, tenda yang sebelum di pasang dekat jembatan penyeberangan Jembatan Sintong di bongkar, lalu di pindah kan ke depan Stasiun Pengumpul Minyak.
Hebatnya lagi, Danramil 02 Tanah Putih, Kapolsek Tanah Putih, Kasat Intel Polres Rohil dan Kabag Ops Polres Rohil telah berupaya membujuk masyarakat pengunjuk rasa dengan mengatakan ikut berusaha melobi pihak PT. PHR untuk perbaikan jalan yang di maksud. Hanya saja hal itu juga tidak di hiraukan oleh masyarakat pengunjuk rasa.
Dengan inisiatifnya Kasat Intel Polres Rohil AKP. Sirasi Sijabat SH menghubungi Wakil Bupati Rohil Jhony Charles BBA. MBA, dan bahkan Kasat Intel bersedia menunggu di rumah kediaman Wakil Bupati yang berada di Ujung Tanjung, yang di karenakan saat itu Wakil Bupati lagi ada acara di Bagansiapiapi.
Selanjutnya, sekira pukul 20.30 Wib Kasat Intel datang bersama Wakil Bupati Rohil Jhony Charles. Dan setelah mendengar sebentar keluhan dari masyarakat pengunjuk rasa, Wakil Bupati meminta perwakilan enam orang masyarakat pengunjuk rasa, dari pihak Polri dan TNI serta pihak PT. PHR melakukan diskusi didalam kantor stasiun.
Sehingga sekira pukul 22.30 Wib rombongan keluar dari kantor stasiun tersebut. Hanya saja setelah bersalaman dengan pengunjuk rasa Wakil Bupati langsung meluncur pulang. Demikian juga pihak PHR juga tidak terlihat lagi di dekat para pengunjuk rasa.
Namun demikian, perwakilan pengunjuk rasa atas nama Frans bersama Wisman alias Ulong Uwis, Bapak Surandi, Eka Buyong dan Fauzi Siregar yang ikut dalam diskusi bersama Wakil Bupati dan pihak PHR memberikan keterangan.
Frans menerangkan bahwa dari hasil diskusi itu pihak PT. PHR telah bersedia memperbaiki jalan tersebut.
“Sekedar memberitahukan, bahwa dari hasil diskusi malam ini, bahwa pihak PHR bersedia memperbaiki kalan berlobang dengan menggunakan CTB, yang kekuatannya diatas dari Sirtu,” katanya.
Ditambahkannya, bahwa untuk Hotmix / Pengaspalan yang di harapkan, maka Wakil Bupati Rohil Jhony Charles akan bertemu dengan Top Management PT. PHR dalam waktu dekat ini. “Semoga Hotmix yang kita harapkan nanti membuahkan hasil, dan perbaikan dengan cara CTB itu dilakukan pada Senin (13/10/2025) ini,” paparnya.
Sementara itu, Wisman alias Ulong Uwis mengatakan, bahwa ia di minta oleh Wakil Bupati untuk ikut mengawasi pengerjaan perbaikan jalan itu nanti. “Maka jangan khawatir tentang kekuatan perbaikan jalan itu, karena saya bersama rekan – rekan lainnya yang akan mengawasi langsung pengerjaan jalan itu nanti,” imbuhnya.
Menyikapi telah adanya tanggapan baik dari pihak PT. PHR yang di mediasi oleh Wakil Bupati, Kabag Ops, Kapolsek Tanah Putih, dan Danramil 02 Tanah Putih, maka Bapak Surandi meminta kepada ratusan masyarakat pengunjuk rasa untuk membubar diri.
“Saya ucapkan ribuan terima kasih atas waktu dan kebersamaan perjuangan yang masyarakat berikan. Dan tidak lupa kami juga mengucapkan terimakasih kepada pihak Kepolisian dan TN yang ikut mengamankan unjuk rasa ini, serta kepada wartawan yang ikut meliput kegiatan kami ini. Semoga apa kita lakukan menambah pahala untuk kita semua. Dan Alhamdulillah, dari awal sampai akhir kegiatan kita berjalan lancar, tertib, aman, dan lancar,” pungkasnya. (Fen)
Pekanbaru Pos Riau