KUBU (pekanbarupos.co) – Pengurus Sekolah Filial SDN 006, Kepenghuluan Sungai Segajah, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Cokro Handoko angkat bicara adanya pemberitaan di salah satu media Online menyudutkan guru filial yang berinduk di SDN 006 lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Dimana dalam pemberitaan berjudul “diduga ada permainan dalam penerimaan tenaga PPPK SDN 006 Sungai Segajah, Disdik dan BKD Rohil dipertanyakan” merupakan berita tendensius yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.
Cokro Handoko kepada Wartawan Pekanbarupos.co/Posmetro Rohil, Jumat (10/10/2025) sore saat ditemui di kediamannya mengaku, mengetahui adanya pemberitaan itu karena dirinya ditemui Kepala SDN 006 Sungai Segajah, Zubaidah dan Operator.
Dimana Dalam pemberitaan itu kata Cokro Handoko, diceritakan seolah-olah guru bernama Sukarni tidak pernah mengajar di sekolah Filial.
“Sekolah filial ini berada di Jalan Lintas PU melakukan proses belajar mengajak sejak tahun 2014 lalu, yang mengelola sekolah itu dari awal sampai sekarang masih saya,” ujarnya.
Dalam hal ini kata Cokro Handoko, terkait nama-nama guru yang mengajar di Sekolah Filial tercatat secara administrasi di SDN 006 Sungai Segajah.
“Nama-nama guru secara administrasi tercatat di SDN 006 Sungai Segajah, Kecamatan Kubu, karena sekolah Filial berinduk di SDN 006 Sungai Segajah, perlu saya jelaskan, terkait nama nama guru yang terlampir dalam SK, ataupun amprah dan kwitansi pembayaran gaji, memang benar pernah mengajar sebagai guru, termasuk ibu Sukarni sebagai guru bidang studi agama Islam,” akunya.
Menurut Cokro Handoko, Sukarni merupakan guru aktif bidang studi di Sekolah Filial di Jalan Lintas PU yang berinduk di SDN 006 Sungai Segajah tercatat sejak tahun 2021 lalu.
“Ibuk Sukarni memang benar mengajar di sekolah Filial yang berinduk di SDN 006 Sungai Segajah sejak tahun 2021 lalu, jadi apa yang diberitakan seolah olah ibuk Sukarni ini tak pernah mengajar di Sekolah Filial itu tidak benar,” ujarnya.
Bahkan tambah Cokro Handoko, dalam tes PPPK, ada sebanyak enam orang guru yang ikut tes dari sekolah Filial dan sebagian guru ada yang tidak lulus.
“Dari enam orang guru sekolah Filial yang ikut tes, hanya tiga orang yang lulus PPPK, termasuk ibu Sukarni,” pungkasnya. (Zul)
Pekanbaru Pos Riau