KUANSING (pekanbarupos.co) — Upacara peringatan Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Riau di Lapangan Limuno Kota berjalan sederhana, namun berlangsung khitmad, Rabu (22/10).
Ribuan santri dari seluruh penjuru Provinsi Riau tumpah ruah memadati Lapangan Limuno Kota Telukkuantan. Bertindak sebagai inspektur upacara Gubernur Riau Abdul Wahid.
Dalam sambutannya, Abdul Wahid menegaskan bahwa dia adalah gubernur yang ditempa oleh pesantren. Maka sepanjang darah ini mengalir, dia tidak akan pernah berhenti mengabdi dengan nilai-nilai yang diwarisi dari para kyai dan ustad di pesantren.
“Seperti nilai kejujuran, kesederhanaan dan keberanian moral,” kata Abdul Wahid.
Maka sebagai Gubernur, ia berkomitmen menjadikan pendidikan pesantren dan keagamaan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
“Komitmen ini sejalan dengan arah kebijakan RPJMD Riau tahun 2025-2009 melalui program Riau Cerdas,” ujarnya.
Menurut Gubri, kejadian adanya robohnya bangunan pondok pesantren di Jawa Timur itu merupakan cerminan bahwa selama ini perhatian pemerintah terhadap pendidikan pesantren masih kurang.
“Padahal semua tahu negara ini dibangun dan diperjuangkan dari semangat para kyai tentang kemandirian dan semangat para santri untuk merebut kemerdekaan,” ungkapnya.
Gubri menyampaikan tahun 2026 Pemprov Riau sudah mulai membantu pesantren-pesantren agar dibangun dengan fasilitas yang layak. Pasalnya santri adalah generasi resolusi jihad.
“Jangan pernah merasa kecil dengan kesederhanaan. Pesantren telah melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa, ulama-ulama besar pembaharu zaman,” ungkapnya.
Ia berharap Hari Santri Nasional ini sebagai momen untuk meneguhkan janji dalam iman, unggul dalam ilmu, militan dalam perjuangan. Maka jadikanlah setiap langkah sebagai dzikir, setiap ilmu sebagai amal dan setiap perjuangan sebagai ibadah.
“Teruslah menuntun ilmu dengan semangat berjuang dengan adat dan mengabdi dengan keikhlasan,” katanya.
Masih kata Gubri, jadikanlah Hari Santri ini sebagai momentum meneguhkan iman, menebarkan ilmu dan menguatkan marwah bangsa. Ia sebagai pribadi dan atas nama Gubernur Riau mengucapkan selamat hari santri nasional tahun 2025 dari bumi melayu Riau.
“Kita kawal kemerdekaan dengan iman, kita songsong peradaban dunia dengan ilmu dan akhlak yang baik,” anaknya. (cil)
Pekanbaru Pos Riau