Sabtu , 13 Desember 2025

Satgaswil Densus 88 Riau Gelar Vaksinasi dan Sosialisasi Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme di SMAN 5 Pekanbaru

PEKANBARU (Pekanbarupos.co)– Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Densus 88 AT Polri Riau menggelar kegiatan vaksinasi serta sosialisasi pencegahan paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) bagi siswa dan guru SMAN 5 Pekanbaru, Jum’at (21/11/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Densus 88 dalam memperkuat ketahanan lingkungan pendidikan dari potensi penyebaran paham berbahaya yang menyasar generasi muda.

Kegiatan diinisiasi Kasatgaswil Riau Densus 88 KBP Sunadi dan didukung Kapolda Riau Irjen Polisi Dr Herry Heryawan.

Sementara sebagai personil pelaksana vaksinasi paham radikal dan sosialisasi tentang bahaya terorisme adalah Briptu Bambang Ramadhani, Briptu Nella Anggraini, dan Briptu Resfi Andriansyah. Hadir pula Kepala SMAN 5 Pekanbaru, H Zahar, MPd serta sekitar 30 guru dan 1.500 siswa-siswi.

Satgaswil Riau Briptu Bambang menekankan bahwa saat ini penyebaran paham intoleransi, radikal, ekstrem, dan terorisme banyak bermula dari dunia digital, media sosial hingga konten hiburan yang dikonsumsi tanpa pengawasan.

“Para pelajar diminta untuk bijak dalam bermedia digital serta mampu mengenali tanda-tanda awal penyebaran paham berbahaya itu,” katanya.

Insiden di SMA 72 Jakarta katanya, menjadi alarm bagi dunia pendidikan Indonesia. Bullying tidak boleh dianggap sepele, dan paparan ekstremisme dapat masuk melalui berbagai celah, terutama media sosial.

“Upaya pencegahan kini menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat,” ungkapnya.

Materi berjudul “Generasi Cerdas, Tahu Bahaya Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme dan Terorisme” disampaikan secara interaktif sehingga para peserta menunjukkan antusiasme tinggi.

Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan siswa serta kemampuan mereka menjawab kuis yang diberikan narasumber.

Sementara Kepala SMAN 5 Pekanbaru, H Zahar MPd mengapresiasi langkah Densus 88 dalam memberikan edukasi yang dianggap sangat relevan dengan kondisi perkembangan teknologi dan komunikasi yang semakin terbuka.

Ia mengaku sekolah juga siap menjalin komunikasi berkelanjutan melalui program duta cegah dengan melibatkan ketua OSIS dan perwakilan siswa.

“Untuk menyebarkan pesan toleransi dan perdamaian di lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Sebagai simbol sinergi, Satgaswil Riau menyerahkan plakat penghargaan kepada pihak sekolah sebagai bentuk kolaborasi, integrasi, dan penguatan kemitraan dalam upaya pencegahan paham IRET.(fiq)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *