KUANSING (pekanbarupos.co)– Hujan dengan intensitas lebat terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Hal tersebut menyebabkan musibah banjir dan tanah longsor.
Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby, minta semua stakeholder di Kuansing untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kita tidak ingin bencana terjadi, namun sikap waspada perlu kita lakukan sejak dini,” tegas Bupati Suhardiman Kamis (28/11) di ruang kerjanya.
Orang nomor satu di Kuansing itu bahkan menginstruksikan stakeholder terkait seperti BPBD, Satpol PP, Dinas Sosial, Camat dan Seluruh Kepala Desa bersiap terhadap kemungkinan yang terjadi.
“Cermati, perkiraan cuaca dari BMKG, agar kita tak terlambat,” ujar Bupati.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memperingatkan bahwa wilayah Riau mulai merasakan dampak signifikan dari Siklon Tropis (TC).
Cuaca ekstrem diprediksi berlangsung dalam 24 jam ke depan sejak pembaruan pada Rabu (26/11/2025) pukul 19.00 WIB.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Mia Vadila, mengatakan Riau terdampak langsung berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama di wilayah pesisir.
Selain itu, gelombang tinggi juga diperkirakan terjadi di sejumlah perairan penting.
“Untuk wilayah Riau, imbas TC Senyar menyebabkan hujan sedang hingga lebat. Gelombang tinggi berpotensi mencapai 2,5 meter di perairan Rokan Hilir, Dumai, dan Bengkalis,” jelas Mia Vadila.(cil)
Pekanbaru Pos Riau