Jumat , 16 Januari 2026

Diskes Rohil Gelar Rakor Lintas Sektor untuk Percepatan Desa ODF dan Jamban Sehat

BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) — Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor sebagai upaya percepatan Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan di seluruh desa dan kelurahan. Melalui rakor ini, disepakati komitmen bersama untuk mewujudkan seluruh desa di Rokan Hilir memiliki jamban sehat.

Rakor tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, camat, kepala puskesmas, hingga datuk penghulu. Diskes Rohil turut mengundang narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi serta Baperida Rohil untuk memberikan pemaparan mengenai langkah strategis percepatan desa ODF demi peningkatan kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Rokan Hilir, Ners Afridah S.Kep, SKM, M.Kes, menyampaikan bahwa rakor digelar sebagai langkah menyatukan persepsi dan komitmen guna mempercepat terbentuknya desa ODF di seluruh wilayah.

“Dari 184 desa di Rokan Hilir, saat ini baru 99 desa atau 52 persen yang berstatus ODF. Dari 18 kecamatan, baru Kecamatan Bagan Sinembah Raya yang sepenuhnya ODF. Artinya, warga di kecamatan tersebut sudah tidak melakukan buang air besar sembarangan dan memiliki jamban sehat,” ujarnya.

Afridah menjelaskan bahwa pemerintah daerah menargetkan seluruh desa di Rokan Hilir berstatus ODF dalam lima tahun ke depan. Untuk mencapai target tersebut, ia meminta camat, lurah, dan datuk penghulu memastikan program pembentukan desa ODF dibahas dan ditetapkan melalui rapat desa setiap tahun.

“Untuk mencapai ODF seratus persen, kita harus punya komitmen bersama. Melalui rakor ini, kita bertekad mewujudkannya dalam lima tahun ke depan. Setiap tahun harus ada desa yang ditetapkan sebagai desa ODF,” tegasnya.

Kadis kesehatan juga menekankan pentingnya sinergi antara puskesmas dan pemerintah kecamatan dalam melakukan pendampingan program ODF, termasuk memfasilitasi rumah tangga yang membutuhkan dukungan.

“Puskesmas dan kecamatan harus saling berkoordinasi. Fasilitasi warga yang membutuhkan bantuan agar desa ODF dapat terbentuk dengan optimal,” kata Afridah.

Sebagai bentuk apresiasi, Diskes Rohil memberikan penghargaan kepada kecamatan, desa/kelurahan, serta puskesmas yang telah berhasil mencapai status ODF. Langkah ini diharapkan dapat memotivasi wilayah lain untuk mempercepat pencapaian target.(Adi)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *