
Tim Dosen Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau beserta Guru SMP Muhamadiyah 2 Pekanbaru.
PEKANBARU (pekanbarupos.co)- Tim Dosen Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Mengangkat tema “Pengembangan Kreativitas dan Kompetensi Digital Guru SMP melalui Pembuatan Prototype Infografis dan E-Modul Pembelajaran berbasis Heyzine” di SMP Muhammadiyah 2 Pekanbaru, yang beralamat di jalan Tengku Bey Pekanbaru, Selasa (3/2/2026).
Pihak sekolah sebagai mitra menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Kepala SMP Muhammadiyah 2 Pekanbaru, Novral Evendri, M.Pd., Gr, menyampaikan apresiasi atas kontribusi tim pengabdian Program Studi Pendidikan Kimia FKIP UIR dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah, Guspriyanti, SP., S.Pd., yang menilai bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru bagi guru dalam mengembangkan media ajar yang lebih variatif dan inovatif.
Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Putri Ade Rahma Yulis, S.Pd., M.Si., dengan anggota tim Dr. Iffa Ichwani Putri, M.Pd., Alia Ramadhani, dan Manja Septi Wulandari.
Program ini dirancang sebagai respons terhadap tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang menuntut guru tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu mengembangkan media pembelajaran digital yang kreatif, interaktif, dan mudah diakses peserta didik.
Salah satu aspek penting dalam transformasi digital di bidang pendidikan adalah kemampuan para guru untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar mengajar yang mereka lakukan.
Teknologi dan media pembelajaran pada masa sekarang nyaris tidak dapat dipisahkan, penggunaan teknologi untuk peserta didik, teknologi juga dapat meningkatkan kreatifitas guru.
Di era sekarang ini perkembangan teknologi sangat cepat dan manusia di tuntut untuk bisa mengaplikasikannya terlebih dengan segala sistem sudah berbasis teknologi, pendidikan pun terus mengikuti perkembangan teknologi maka dari itu penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran merupakan keharusan di era sekarang ini.
Dalam pelaksanaannya, para guru dibekali pemahaman konseptual dan keterampilan praktis dalam merancang infografis pembelajaran serta menyusun e-modul digital menggunakan platform Heyzine.
Melalui pendekatan berbasis praktik, peserta didampingi secara langsung mulai dari perencanaan konten, desain visual, hingga pembuatan prototype e-modul yang siap digunakan dalam proses pembelajaran di kelas.
Ketua tim pengabdian, Putri Ade Rahma Yulis, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian integral dari strategi pembelajaran.
“Guru perlu memiliki ruang untuk berkreasi dan berinovasi agar pembelajaran menjadi lebih bermakna dan relevan dengan karakteristik generasi digital saat ini,” ujarnya.
Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru, khususnya dalam penguasaan literasi digital dan pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi. (rls/syi)
Pekanbaru Pos Riau