Sabtu , 11 April 2026
Foto Ppco : Ribuan jemaah dari dalam dalam luar Pangkalan Kerinci sedang Khusyu mendengarkan nasihat agama dari ustadz DR Firanda Andirja di Masjid Nuroh Al Badr Pangkalan Kerinci.

Ribuan Jemaah Hadiri Dauroh Ilmiah Ustadz Firanda Andirja di Masjid Nourah Al Badr

PANGKALAN KERINCI (pekanbarupos.co) – Ribuan jemaah menghadiri dauroh ilmiah yang menghadirkan Firanda Andirja di Masjid Nourah Al Badr, Jalan Jambu Gang Swadaya, Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Jumat (13/2/2026) malam.

Kegiatan yang bertepatan dengan 26 Sya’ban 1447 Hijriah itu dimulai sebelum waktu Maghrib. Jemaah datang dari berbagai wilayah di Pangkalan Kerinci dan sekitarnya. Mereka memenuhi lantai satu dan dua masjid, teras, hingga halaman yang disiapkan dengan tenda tambahan.

Dauroh ilmiah tersebut mengangkat tema persiapan menyambut bulan suci Ramadhan. Dalam ceramahnya, Firanda Andirja menyampaikan pentingnya mempersiapkan diri secara spiritual menjelang Ramadhan dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah.

Ia menekankan bahwa Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum perbaikan diri. Jemaah juga diajak untuk memperbanyak doa, taubat, serta memanfaatkan waktu secara optimal.
Selain menyampaikan materi keagamaan, penceramah juga mengajak jemaah mendoakan para pewakaf dan pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid.

Masjid Nourah Al Badr sendiri berdiri di atas lahan sekitar 30 x 50 meter dengan bangunan berukuran kurang lebih 21 x 25 meter. Pembangunannya merupakan hasil wakaf sejumlah donatur dari Madinah serta partisipasi masyarakat.

Asisten Bidang Pembangunan Kabupaten Pelalawan, H Zulkifli S.Ag, yang mewakili Bupati Pelalawan Zukri Misran, menyampaikan apresiasi atas berdirinya masjid tersebut. Ia berharap keberadaan masjid yang representatif dapat mendorong masyarakat untuk semakin memakmurkan masjid dan meningkatkan kualitas ibadah.

Sebelum pelaksanaan dauroh, masjid tersebut juga telah menggelar sholat Jumat perdana dengan menghadirkan khatib dari Madinah, di antaranya Syaikh Abdurrahman Abdurrazaq.

Panitia pembangunan masjid, Ardi Abu Rohid, menyatakan bahwa Masjid Nourah Al Badr terbuka bagi seluruh umat Islam dan diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan, termasuk kajian, tahsin Al-Qur’an, dan pembinaan umat.

Kegiatan dauroh berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna memperkuat syiar Islam di Kabupaten Pelalawan.(Amr)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *