Minggu , 15 Maret 2026

Kondisi Pasar Terubuk Bengkalis Memprihatinkan, Jalan Rusak Bangunan Tak Terawat

BENGKALIS (pekanbarupos.co) – Kondisi sarana dan prasarana Pasar Terubuk Bengkalis, satu-satunya pasar utama di Kota Bengkalis, sangat memprihatinkan. Jalan pintu masuk dan keluar serta bangunan pasar dinilai tak diurus dengan baik oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Bengkalis, bahkan bagian lantai dua sudah lama tak terawat dan banyak rusak parah.

Dari pantauan lapangan pada Selasa (24/2/2026), jalan yang menggunakan blok faping di area gerbang masuk dan keluar pasar banyak yang rusak dan terangkat, sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat yang berbelanja.

Tak hanya itu, sebagian lapak di lantai satu juga sepi pedagang, yang lebih memilih berjualan di lorong depan karena dinilai lebih mudah dijangkau pembeli. Lapak-lapak yang diratakan tahun lalu juga belum terisi, sementara area penjualan ikan segar menghadapi masalah serupa dengan atap yang rusak dan genangan air di sekitar lapak.

Bagian lantai dua bahkan sudah sejak lama tak dimanfaatkan, semenjak pasar dipindahkan dari lokasi lama di pinggir laut Jalan Yos Sudarso ke lokasi saat ini. Kondisi bangunan di atas sangat parah, dengan kramik yang terkelupas dan permukaan yang kotor.

“Bagian atas lantai dua sudah lama tak dimanfaatkan karena tak ada pedagang yang mau jualan di sana. Padahal kami selalu dikenai retribusi, tapi bangunan pasarnya dibiarkan begitu saja,” ujar Andi, pedagang kaki lima di pasar tersebut, Senin (23/2).

Pengunjung Pasar Terubuk, Yanto, juga mengaku khawatir dengan kondisi jalan rusak di area gerbang pasar. “Kalau pakai motor harus sangat hati-hati, kalau tidak bisa terjatuh dan membahayakan diri sendiri,” katanya, menambahkan harapan agar instansi terkait segera menangani masalah tersebut.

“Retribusi sudah kita bayarkan setiap hari, seharusnya kerusakan segera diperbaiki tanpa menunggu kondisi menjadi lebih parah,” harapnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Disdagprin Bengkalis Zulpan mengakui bahwa kondisi Pasar Terubuk sudah menjadi perhatiannya. Namun, perbaikan belum dapat dilakukan segera akibat keterbatasan anggaran.

“Masalah anggaran yang belum tersedia menjadi kendala utama. Namun kedepan, sarana dan prasarana di pasar akan kami perbaiki secara bertahap,” jelasnya.(Mil)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *