PANGKAKANKURAS-Sekali mencoba, bisa menghancurkan segalanya. Kalimat ini bukan sekadar peringatan tetapi nyata terjadi di tengah masyarakat.
Seorang pria pengangguran di Kabupaten Pelalawan harus berurusan dengan hukum setelah nekat mengedarkan narkotika jenis sabu. Ia tak hanya kehilangan kebebasan, tetapi juga masa depan yang seharusnya masih bisa diperbaiki.
Ahad (26/4/2026) Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, S.I.K, didampingi Kasat Res Narkoba Iptu Haryanto Alex Sinaga, mengungkapkan bahwa penangkapan bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di Desa Kusuma, Kecamatan Pangkalan Kuras.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Sat Resnarkoba langsung bergerak melakukan penyelidikan. Setelah memastikan kebenaran informasi, pada Jumat malam, 21 April 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, petugas menemukan tersangka di sebuah warung makan.
Tanpa perlawanan berarti, pria yang inisial ADS (26) langsung diamankan. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti mencurigakan yang disembunyikan di dalam jok sepeda motor miliknya.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan satu kaleng rokok berwarna hitam yang berisi 9 paket diduga sabu dengan berat kotor 1,46 gram. Selain itu, turut diamankan satu unit sepeda motor Honda Supra tanpa nomor polisi dan satu unit handphone Android.
Dalam interogasi awal, tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial PD yang saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Pelalawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolres mengingatkan, pengungkapan kasus demi kasus narkoba hendaknya menjadi pelajaran penting bagi siapapun.
Katanya, narkoba tidak pernah memberi solusi, justru menjadi awal kehancuran. Sedikit keuntungan yang dijanjikan, berujung pada penyesalan panjang.
“Tidak ada istilah “coba-coba” dalam narkoba sekali terjerat, dampaknya bisa menghancurkan diri, keluarga, dan masa depan,”tegasnya sambil menambahkan jangan pernah mendekat, apalagi mencoba. Karena jalan ini tidak pernah berakhir baik. (amr)
Pekanbaru Pos Riau