Kamis , 7 Mei 2026

Polsek Pinggir Gerebek Sarang Narkoba, Pengedar dan Pemakai Diamankan  

BENGKALIS (pekanbarupos.co) – Polsek Pinggir kembali menggerebek sarang peredaran narkotika jenis sabu di Desa Serai Wangi, Kecamatan Talang Muandau.

Dua pria tertangkap basah saat sedang menikmati barang haram tersebut. Kedua pria tersebut berinisial AS dan MH.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama mengatakan penggerebekan ini berangkat dari laporan masyarakat.

Penggerebekan digelar Sabtu (2/05/2026) sekitar pukul 19.46 WIB. Berdasarkan informasi warga adanya aktivitas mencurigakan di sebuah rumah di Jalan Rambutan Jalur I.

Tim opsnal langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan melakukan penggerebekan. Alhasil diamankan dua pria berinisial AS (38) dan MH (25) yang sedang mengkonsumsi sabu.

Menurut pengakuan tersangka AS, polisi menemukan stok barang haram yang disembunyikan di dalam kotak permen. Terdapat 19 paket kecil diduga sabu dengan berat total mencapai 4,72 gram, beserta uang tunai Rp500.000.

Tidak hanya itu, petugas juga menyita diantaranya plastik bening pembungkus besar, timbangan digital presisi, gunting, hingga dua unit handphone.

Sementara dari MH, disita satu set lengkap alat hisap (bong) dan kaca pirex yang masih narkoba.

Hasil interogasi, kedua tersangka mengaku mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari seorang berinisial MK yang berada di Medan.

Modus operandi yang digunakan pun cukup sistematis. Barang dikirim melalui jalur darat menggunakan bus antar kota, lalu dijemput oleh perantara berinisial G di loket tiket sebelum diedarkan ke wilayah Serai Wangi dan sekitarnya.

“Hasil tes urin membuktikan kedua pelaku positif mengandung amfetamin,” katanya.

Saat ini, AS dan MH sudah diamankan di kantor Polsek Pinggir dan siap dijerat dengan Pasal 114 jo Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman yang sangat berat.

“Dua orang yang menjadi perantara, yakni MK dan G, kini jadi Daftar Pencarian Orang (DPO),” katanya.

Tim penyidik saat ini terus melakukan pengembangan untuk memburu mereka ke mana pun mereka bersembunyi, demi memutus mata rantai peredaran ini sampai ke akar-akarnya.(mil)

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *