Senin , 11 Mei 2026

Polsek Mandau Sita Sembilan Paket Sabu, Dua Orang Pengedar Ditangkap  

BENGKALIS (pekanbarupos.co)– Perang habis-habisan membumihanguskan narkoba di Kabupaten Bengkalis menuai hasil nyata dan dahsyat. Tim Operasional Polsek Mandau sukses melakukan penangkapan beruntun hanya dalam rentang waktu kurang dari 24 jam.

Dua pengedar narkotika jenis sabu berinisial AA (37) dan JW (50) berhasil diringkus lengkap dengan barang bukti puluhan paket sabu, alat komunikasi, hingga uang tunai hasil penjualan.

Operasi ini menjadi bukti tajam bahwa kepolisian tidak akan pernah berkompromi dengan siapa pun yang berani merusak masa depan generasi bangsa dengan barang haram.

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, menjelaskan, seluruh rangkaian operasi besar ini bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui jalur resmi pesan WhatsApp Kapolres.

Warga melaporkan adanya aktivitas sangat mencurigakan yang berindikasi kuat sebagai pusat peredaran narkotika di kawasan Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau.

Berbekal data dan informasi terpercaya tersebut, tim opsnal langsung bergerak cepat dan terarah pada Minggu malam (10/5/2026). Sasaran pertama dituju ke Jalan Cendrawasih. Di lokasi itu, petugas berhasil mengamankan AA yang sedang beraktivitas mencurigakan.

Saat digeledah, di tangan kiri pelaku ditemukan dua paket plastik berisi kristal diduga sabu yang siap diedarkan. Tak hanya itu, satu unit ponsel merek Samsung warna biru juga disita, yang diduga menjadi alat komunikasi utama AA dalam melayani pembeli maupun berhubungan dengan pemasok barang haram.

“Dari pemeriksaan mendalam yang kami lakukan, tersangka AA mengakui barang haram itu didapatkan dari seseorang berinisial JW. Nama ini langsung masuk daftar prioritas buruan kami. Kami tidak berhenti di titik ini, pengembangan langsung dikerahkan,” tegas Kompol Primadona dengan nada tegas.

Benar saja, kurang dari 12 jam kemudian tepatnya Senin dini hari (11/5/2026), gerak cepat tim kembali membuahkan hasil penangkapan yang jauh lebih besar. Berbekal keterangan dari AA, tim bergerak menyisir wilayah dan menuju sebuah rumah di Jalan Sudirman Gang Kamboja, Kelurahan Air Jamban. Di lokasi inilah JW, sosok pemasok yang disebutkan sebelumnya, berhasil dikepung dan diringkus tanpa perlawanan berarti.

Penggeledahan di kediaman JW menemukan bukti yang sangat mengejutkan. Di dalam sebuah kotak bening berwarna putih, petugas menyita tujuh paket besar berisi sabu yang sudah dikemas rapi dan siap edar ke tangan pembeli.

Tak berhenti di situ, satu unit ponsel merek warna putih serta uang tunai senilai Rp200.000 yang diyakini sebagai hasil transaksi penjualan barang haram, turut diamankan menjadi barang bukti lengkap.

Dalam pengakuan awal di hadapan penyidik, JW tidak berkutik dan mengakui seluruh perbuatannya. Ia juga membongkar fakta penting, bahwa pasokan barang haram yang ia edarkan didapatkan dari seseorang berinisial ‘A’. Kini, nama ‘A’ resmi masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan menjadi sasaran utama pemburuan kepolisian untuk memutus mata rantai jaringan ini sampai ke akar-akarnya.

Atas seluruh perbuatannya, kedua tersangka kini terjerat pasal berlapis yang berat. Mereka disangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 609 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Pasal ini mengancam hukuman penjara yang panjang bagi siapa saja yang tanpa hak melakukan tindakan menawarkan, menjual, membeli, menjadi perantara, memiliki, menyimpan, menguasai hingga menyediakan narkotika Golongan I bukan tanaman.

Kompol Primadona menegaskan, Polsek Mandau memiliki tekad baja untuk membersihkan wilayah hukumnya dari ancaman narkoba. Tidak ada tempat aman bagi pengedar, tidak ada toleransi sedikit pun.

“Kami berkomitmen total memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya. Ini adalah perang kita bersama. Kami mengajak seluruh warga Bengkalis menjadi mata dan telinga kami. Jangan diam saja, segera laporkan jika melihat aktivitas mencurigakan agar lingkungan kita tetap aman dan bersih dari bahaya barang haram,” seru Kompol Primadona dengan tegas.(Mil)

 

 

About Syaifullah Syaifullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *