
Manajemen PT Pertamina PHE Kampar EP Lirik serahkan bantuan secara simbolis.
INHU (pekanbarupos.com) — Manajemen Pertamina PHE Kampar dan PEP Lirik mengatakan produksi minyak mentah perbulannya tidak sampai 1.000 barel per bulan.
Akibatnya perusahaan plat merah ini masih merugi. Namun demikian program distribusi CSR kepada Masyarakat tetap konsisten.
“Secara umum Pertamina itu masih merugi, karena lifting tidak sesuai dengan operasional,” sebut Comrel & CID Officer Zona 1 Pertamina PHE Kampar dan PEP Lirik, Renita Yulia K, Rabu (17/1/23) disela silaturahmi Wartawan bersama Manajaman Pertamina PHE Kampar dan PEP Lirik di Pematangreba.
Kendati masih merugi, perusahaan plat merah ini akan tetap konsisten menjalankan CSR kepada Masyarakat. Sedangkan salah satu pemicu masih meruginya perusahaan, produksi minyak mentah diwilayah kerja PEP Lirik setiap bulannya tidak sampai seribu barel.
“Kalau jumlah sumur aktifnya kami tidak bisa rincikan, namun pastinya sumur itu berada disekitar Binio, Rakit Kulim, Rengat Barat dan Kecamatan Lirik,” sambung salah seorang staf, Rita.
Disela silaturahmi, Manajaman PT Pertamina Zona 1 PHE Kampar dan EP Lirik menyerahkan tanaman penghijauan pekarangan dan sembako sebagai bentuk pemulihan dampak covid kepada keluarga Wartawan. (san)
Pekanbaru Pos Riau