
PEKANBARU (pekanbarupos.co)– Taman Gembira Durilengkeng yang digagas Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Brigjen TNI (purn) Edy Natar Nasution sebagai contoh pemanfaatan lahan kosong untuk masyarakat saat ini tidak hanya di tingkat Riau. Namun, sudah menjadi taman edukasi tingkat nasional.
Hal itu terlihat dari banyaknya kunjungan dari berbagai intansi yang datang ke taman yang terkenal dengan tanaman durian dan kelengkeng tersebut. Jika beberapa waktu lalu kunjungan hanya berasal dari masyarakat, tokoh, organisasi dan intasi yang ada di Riau. Kini mulai datang dari berbagai intansi pemerintahan beberapa provinsi.
Seperti, dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa Timur yang menjadikan Taman Gembira Duri Lengkeng Wagubri sebagai tujuan studi untuk pengembangan usaha untuk masyarakat.
Kunjungan dari pemerintahan Magetan ini tidak tanggung-tanggung tapi lansung dipimpin Bupati Pemkab Magetan Suprawoto didampingi aparatur Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Magetan. Dimana Bupati Magetan Suprapto mengatakan jika pilihan studi ke Taman Gembira Duri Lengkung ini setelah melihat informasi dari media yang dedikasinya juga lansung dilakukan Wakil Gubernur Riau.
“Maka itu, kami menganggap dan tertarik hal ini pasti akan lebih baik dan berkompeten untuk peningkatan mutu, perluasan usaha, perbaikan sistem dan lainya,” katanya.
Setelah melakukan kunjungan, ia juga mengaku pilihan studi ke taman Gembira Durilengkeng ini tidak salah dan sesuai harapan. Tambah lagi setelah mendengar paparan lansung dari Wagubri Edy Natar Nasution terkait proses dari awal samapo dengan kondisi saat ini.
“Menariknya hanya dengan lahan yang tidak begitu luas tapi cukup maksimal. Ini memang luar biasa yang bisa jadi panutan kedepan,” katanya.
Menariknya tambahnya, Wagubri juga menceritakan jika awal proses pengelolaan taman ini sempat jadi bahan ejekan dari beberapa orang karena melihat pada kondisi dan situasi lahan yang dikenal gambut dan banjir. Ternyata semua itu bisa ditepis dengan hasil yang ada saat ini dan bahkan sebagian sudah terbukti menghasilkan.
“Betul apa yang sampaikan bapak Wagubri, intinya ada pada kita mau atau tidaknya. Dan inilah yang juga aka kita kembangkan untuk membantu masyarakat kita kedepan,” ujarnya.
Sementara, Wagubri Edy Natar Nasution, mengatakan jika tujuan taman Gembira Durilengkeng ini sebagai contoh untuk masyarakat memanfaatkan lahan kosong jadi menghasilkan.
“Dan ini juga bisa menjadi lapangan usaha dalam mebantu perekonomian bagi masyarakat,” katanya.
Ditaman ini tambahnya, masyarakat juga diberikan edukasi bagaimana cara bercocok tanam dan mengelola bibit bisa terus memghasulkan tampa mengikuti musim.
“Artinya dari beberapa tanaman yang kita tanam selalu ada hasil tampa.menunggu musin seperti biasanya,” tutur Wagubri.
Mantan Danrem 031 Wira Bima ini, juga tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Magetan yang juga lansung dipimpin Bupati Magetan menjadikan Taman Durilengkeng sebagai tujuan studi.
“Semoga bermanfaat dan dapat di edukasikan pada masyarakat yang mampu membantu perekonomian masyarakat kedepan,” tuturnya
Pekanbaru Pos Riau