Skrining Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

Warga antusias saat melakukan skrining kesehatan yang digelar Puskesmas Benai di Puskesdes Tanjung Simandolak.
KUANSING (pekanbarupos.co) — Puskesmas Benai melakukan terobosan baru dalam upaya meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan usia produktif di Desa Tanjung Simandolak, Rabu (15/2).
Kegiatan dengan program Skrining Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular tersebut digelar Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes) Tanjung Simandolak.
Kegiatan ini dikoordinator oleh Kepala Puskesmas Benai Adamsmet SKm, sementara penanggung jawab kegiatan Ns. Susilawati SKep.
Kepala Puskesmas Benai Adamsmet SKM mengatakan terobosan yang dimaksud dengan melakukan pelayanan kesehatan ke desa-desa berupa skrining kesehatan usia produktif.
“Untuk menentukan status kesehatan suatu daerah. Jadi seperti pemetaan. Desa Tanjung Simandolak ini perdana,” katanya.
Sementara penanggung jawab kegiatan Ns. Susilawati SKep mengatakan skrining kesehatan menyasar pelayanan kesehatan usia produktif usia 15-59 tahun untuk diperiksa kesehatannya.
Meliputi pengukuran status gizi dan lingkar perut dan berat badan (mengetahui potensi obesitas), pengukuran tekanan darah (deteksi dini hipertensi) serta pemeriksaan lab gula darah (deteksi dini penyakit kencing manis).
“Warga yang terdeteksi hipertensi kita edukasi dan bisa berobat ke Puskesmas. Ubah gaya hidup dengan jangan makan makanan bergaram tinggi, berlemak dan olahraga teratur,” katanya.
Melalui kegiatan jemput bola pelayanan kesehatan usia produktif ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini suatu penyakit sehingga dapat mencegah potensi penyakit yang dapat dialami seseorang dikemudian hari.
“Alhamdulillah antusias masyarakat tinggi. Kita berharap dengan kesehatan yang baik, dapat meningkatkan produktivitas pada masyarakat usia produktif itu,” katanya.(cil)
Berita lengkapnya baca Harian Pekanbaru Pos edisi Kamis (16/2).
Pekanbaru Pos Riau