Sabtu , 18 April 2026

7 Karyawan Pertamina Terluka,  Ledakan Kilang KPI RU II Dumai

Beginilah kondisi Kilang Pertamina RU II Kota Dumai saat terjadi ledakan. Mat

DUMAI (pekanbarupos.co) – 7 Karyawan PT Pertamina Internasional (KPI) terluka usai terjadi ledakan pada Kilang KPI RU II Dumai, Provinsi Riau pada, Sabtu (1/4) sekitar pukul 22.40 WIB. Korban yang mengalami luka-luka bakar dan langsung di larikan ke RS Pertamina untuk mendapatkan perawatan.

Melihat adanya ledakan Kilang Pertamina tersebut, warga yang berada di sekitar pun langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan ada pula yang ingin melihat langsung ledakan tersebut. Tidak tanggung-tanggung, akibat ledakan tersebut, suara getaran pun sampai ke arah Purnama bahkan juga sampai ke Bukit Timah.

Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum, kejadian berawal dari suara dentuman yang dahsyat dari kilang yang berada di Jalan Putri Tujuh, Kota Dumai itu.

Ledakan yang disertai kebakaran di daerah Compresor Steam. Sejumlah rumah penduduk dan rumah ibadah yang berada di dekat kejadian mengalami kerusakan.

Mendengar adanya kejadian tersebut, Walikota Dumai, H Paisal langsung turun langsung ke lokasi kilang Pertamina RU II Dumai untuk menenangkan massa. Kedatangan walikota mendapat sambutan antusias. Warga mengerubunginya dan menyampaikan keluh kesah mereka pasca meledaknya kilang pertamina.

Bersama Walikota Dumai, H Paisal tampak Dandim 0320/Dumai, Letkol Arh Hermansyah Tarigan dan Kasatpol PP Dumai, Yudha Pratama.

“Mohon semuanya bersabar, karena saat ini sedang dilakukan penanganan,” ujar Walikota Dumai, H Paisal.

Ledakan dahsyat yang terjadi areal kilang Pertamina RU II Dumai terdengar hingga radius 5 kilometer lebih dan membuat getaran kuat. Bahkan kabarnya bunyi dentuman juga terdengar hingga Pulau Rupat. Aparat tampak melakukan pengamanan di areal kilang.

Kendati sudah diupayakan melalui jalur komunikasi, namun warga tetap ngotot ingin masuk. Namun setelah ditenangkan oleh Walikota Dumai H Paisal bersama Dandim 0320 Letkol Arh Hermansyah Tarigan serta Kapolres AKBP Nurhadi Ismanto, kumpulan massa akhirnya berangsur-angsur membubarkan diri. (mat)

 

Berita lengkapnya baca harian Pekanbaru Pos edisi Senin (3/4).

About Linda Agustini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *