PEKANBARU (pekanbarupos .co) — Guru merupakan pendidik professional yang memiliki tugas utama untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, serta mengevaluasi peserta didik pada Pendidikan anak usia dini melalui jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, serta pendidikan menengah. Pada zaman sekarang ini,
Selain itu, guru juga dituntut untuk lebih professional, lebih handal, serta lebih kompeten. Hal ini disebabkan karena kemajuan sebuah bangsa sangat dipengaruhi oleh peran guru dalam proses pembelajaran di kelas. Selain proses pembelajaran, kegiatan lainnya yang dilakukan oleh guru seperti kegiatan penelitian juga memiliki peranan yang tidak kalah pentingnya.
Ketua Tim Pengabdian, Yelfira Sari S.Si mengatakan Untuk mengembangkan keprofesian berkelanjutan, guru diharapkan mampu untuk melakukan publikasi ilmiah yang berasal dari hasil penelitian ataupun gagasan inovatif pada biding pendidikan formal.
“Oleh karena itu, guru diharapkan memiliki kemampuan dalam menulis. Melalui tulisan, guru dapat membagikan pengalaman berharga terkait pengajaran seperti metode, teknik, serta media pembelajaran yang efektif diterapkan di dalam kelas. Melalui kegiatan menulis, guru juga akan berusaha untuk membaca dan menelaah referensi-referensi yang akan digunakan sebagai bahan acuan dalam menulis” Jelas Yelfira. Rabu (27/09/2023).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi para guru dalam menulis sebuah karya ilmiah, sehingga dengan adanya motivasi tersebut diharapkan guru mampu menulis karya ilmiah secara sistematis, mulai dari mencari ide, mencari referensi, hingga menuangkannya ke dalam bentuk tulisan dengan bahasa ilmiah dengan beberapa tim dari pengabdian yakni
Dr. Nurkhairo Hidayati, Oktariani, S.Pd., M.Pd dan Putri Nabila yang dilaksanakan di Arsyad Islamic School Jalan Imam Munandar Tangkerang Timur Kecamatan Tenayan Raya.
Lebih lanjur Yelfira menjelaskan, permasalahan yang ada saat ini menunjukkan bahwa masih banyak guru yang kurang optimal dalam pengembangan keprofesian sebagai bagian dari pelaksanaan tugasnya. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penyebab dominan yang mengakibatkan guru kurang dapat meningkatkan profesionalitasnya karena guru kurang maksimal dalam melaksanakan penelitian tindakan dan kurang mampu menulis karya ilmiah, sambungnya lagi.
Diakhir pemaparanya, Yelfira menyampaikan sebaiknya, ada beberapa hal-hal yang menjadi kendala dari fenomena tersebut adalah (a) rendahnya motivasi guru untuk menulis, (b) kurangnya waktu karena guru disibukkan dengan kegiatan mengajar untuk memenuhi tuntutan jam sertifikasi, (c) sulit dalam mencari data dan referensi karena gagap teknologi, (d) maraknya calo (jasa penulisan karya ilmiah) yang menawarkan jalan pintas, serta (e) kurangnya sosialisasi dari lembaga/sekolah tempat guru bekerja. Sebab itu perlunya Sosialisasi bagi guru guru untuk menghasilkan karya ilmiah yang bagus.(rls)
Pekanbaru Pos Riau