Minggu , 14 Juli 2024
Pegawai PA Ujung Tanjung saat melakukan sidang di kantor PA Ujung Tanjung.ist

Semester 1 Tahun 2024, PA Ujung Tanjung Tangani 600 Perkara Rumah Tangga

Perkara Tertinggi Perceraian dengan Jumlah 464 Kasus

BAGANBATU (pekanbarupos.co) —  Pengadilan Agama ( PA) Ujung Tanjung Kabupaten Rokan Hilir pada semester I periode Januari- Juni tahun 2024 ini berhasil mencatat dan menangani perkara rumah tangga sebanyak 600 kasus.

Berdasarkan data yang diperoleh awak media Posmetro Rohil/ Pekanbarupos.co Rabu (9/7) menyebutkan, perkara tertinggi yang ditangani PA Ujung Tanjung masih didominasi kasus perceraian yang mencapai 464 Kasus dengan rincian Cerai Talak sebanyak 83 kasus dan cerai gugat 381 kasus.

“Perkara paling banyak yakni kasus Perceraian yang mencapai 464 Kasus,” kata Panitera PA Ujung Tanjung Muhammad Kamaruzzaman SH.

Disampaikan Muhammad Kamaruzzaman, faktor atau penyebab terjadinya perceraian tersebut disebabkan beberapa hal, yakni Judi Online, Ekonomi, Narkoba, Perselingkuhan, KDRT dan lainnya.

Lanjut Kamaruzzaman, perkara terbanyak kedua yang ditangani PA Ujung Tanjung yakni Isbath Nikah dengan jumlah 75 Perkara dan Dispensasi Kawin sebanyak 47 perkara. Kemudian disusul perkara penetapan ahli waris sebanyak 7 perkara,asal usul anak 2 perkara, kewarisan 2 perkara,wali adhol 1 perkara,perwakilan 1 perkara dan harta bersama 1 perkara. “Alhamdulillah semua perkara itu sudah selesai sidang,” kata Kamaruzzaman lagi.

Kendati demikian Kamaruzzaman berpesan dengan banyaknya Kasus perceraian ini Ia berpesan kepada warga masyarakat Rokan Hilir agar setiap permasalahan dalam rumah tangga kiranya dapat diselesaikan secara keluargaan dan jangan terlalu cepat mengambil keputusan, sebab setiap keluarga pasti memiliki persoalan dan permasalahan.

“Perbanyak kesabaran dalam rumah tangga, lebih-lebih bersabar dalam menghadapi ekonomi di zaman sekarang yang kadang tak menentu,” pesan Kamaruzzaman.

Tambah Kamaruzzaman agar selalu menjaga keharmonisan dalam rumah tangga dengan saling menghargai pasangan dan hindari bermain media sosial secara berlebihan hingga menyebabkan retaknya hubungan rumah tangga.

“Media sosial saat ini termasuk salah satu faktor terbesar penyebab perceraian akibat menggunakan Medsos yang tidak bijak. Semua informasi mudah didapat dan berpengaruh besar serta digunakan untuk bermain Judi Online,”tutupnya.(met)

 

About Alzamred Malik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *