Sabtu , 30 Mei 2026
Dalimi SAg, Kabid Perencanaan Disdikpora Kampar

Tahun 2025, Disdikpora Kampar Kembali Terima Bantuan Rehab Berat Sekolah

KAMPAR (pekanbarupos.co) – Di tahun 2025, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, (Disdikpora) Kampar pastikan akan kembali peroleh bantuan rehab berat sekolah. Dimana bantuan rehab berat sekolah ini, di berikan dari bantuan dana APBN.

Sebelumnya di tahun 2024 ini, Disdikpora Kampar juga telah menerima bantuan rehab berat 4 sekolah, yang ada di Kabupaten Kampar. 4 sekolah tersebut yakni UPT SD 25 Tanjung Rambutan, UPT SD 01 Air Tiris, UPT SD 04 Teratak Buluh, dan UPT SD 05 Perhentian Raja.

“Kita di tahun 2025, di pastikan akan memperoleh bantuan rehab berat, yang merupakan bantuan dari APBN. Dimana bantuan tersebut, merupakan aspirasi dari Anggota DPR RI asal Riau,” kata Kepala Disdikpora Kampar, H Aidil SH MSi melalu Kabid Perencanaan, Dalimi Sag, Selasa (19/11).

Dalimi menjelaskan, Kementrian PUPR juga sudah melakukan survei ke sejumlah sekolah, yang di jadwalkan memperoleh bantuan rehab berat tersebut. Dari informasi yang di peroleh, bahwa pihak Kementerian, juga sudah bersedia untuk mengalokasikan dana perbaikan sekolah.

“Dari informasi yang kita peroleh, pihak Kementerian PUPR sudah melakukan survei, terhadap beberapa sekolah yang di jadwalkan terima bantuan. Dan dari informasi yang ada, pihak Kementerian juga sudah bersedia, untuk melakukan rehab berat sekolah tersebut, di tahun 2025 mendatang,” tegasnya lagi.

Dalimi menambahkan bahwa pihak Disdikpora Kampar saat ini terus mempersiapkan segala dokumen dan kebutuhan administrasi untuk mendukung pelaksanaan program rehab berat tersebut. Proses ini melibatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana.

“Kita sangat bersyukur atas bantuan ini karena akan memberikan dampak besar terhadap kualitas pendidikan di Kampar. Dengan kondisi sekolah yang lebih baik, tentu akan mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal,” ujar Dalimi.

Ia juga berharap dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat, untuk mengawal program ini agar berjalan lancar dan sesuai dengan harapan. “Rehab berat ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di daerah. Kita ingin semua pihak ikut serta dalam prosesnya, mulai dari persiapan hingga realisasinya,” tambahnya.

Program rehab berat sekolah ini diharapkan dapat membantu mengatasi berbagai permasalahan infrastruktur pendidikan di Kampar, seperti kerusakan gedung, kurangnya fasilitas pendukung, dan kenyamanan belajar siswa. Dengan demikian, anak-anak di Kampar bisa mendapatkan akses pendidikan yang lebih layak dan berkualitas.

Selain itu, Dalimi juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah terus mendorong adanya program bantuan serupa di tahun-tahun mendatang agar lebih banyak sekolah yang bisa mendapatkan manfaatnya. “Kita akan terus berupaya dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bahwa fasilitas pendidikan di Kampar semakin membaik,” tutupnya. (Adv)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *