Minggu , 31 Mei 2026

Kadisdikpora Kampar : Ada Sekolah Tidak Layak, Lapor ke Kami

KAMPAR (pekanbarupos.co) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar, melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, (Disdikpora), dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, patut di apresiasi. Pasalnya, sejauh ini Disdikpora Kampar mengaku sudah cepat tanggal, terkait personal pendidikan, salah satunya untuk infrastruktur penunjangnya.

Hal ini terbukti, terutama dari pembangunan Ruang Kelas Belajar (RKB) di UPT SD Negeri 002 Desa Tanjung, yang sempat Viral beberapa waktu lalu. “Kita akan upayakan agar kebutuhan sarana infrastruktur pendidikan, dapat terpenuhi dengan baik dan maksimal, ” kata Kepala Disdikpora Kampar, H Aidil SH MSi Senin (02/12).

Disdikpora Kampar juga menghimbau masyarakat ataupun pihak terkait, jika di temukan adanya infrastruktur sekolah yang tidak layak, untuk langsung melaporkan hal tersebut. Sehingga dapat di tindak lanjuti, dan di berikan solusi apa yang terbaik, terhadap sekolah tersebut.

“Jika ada di temukan infrastruktur yang tidak layak, beri tahu kami, untuk kami data dan tindak lanjuti. Jika memang memungkinkan, maka akan kita lakukan perbaikan, baik rehab berat maupun rehab ringan, atau membangun RKB baru, ” jelasnya.

Kadisdikpora Kampar, H. Aidil, SH, M.Si, menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar melalui upaya pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur sekolah merupakan salah satu prioritas utama untuk mendukung proses belajar mengajar yang efektif dan nyaman bagi siswa serta tenaga pendidik.

“Kami memahami bahwa infrastruktur pendidikan yang baik menjadi fondasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Oleh karena itu, kami akan terus bekerja keras memastikan semua sekolah di Kabupaten Kampar mendapatkan perhatian yang layak,” ujar Aidil.

aktif melaporkan kondisi sekolah-sekolah yang tidak layak agar dapat segera ditindaklanjuti. “Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat, komite sekolah, dan para pemangku kepentingan lainnya untuk memberikan informasi terkait fasilitas sekolah yang membutuhkan perhatian. Hal ini penting agar data yang kami miliki semakin akurat, sehingga langkah yang diambil pun tepat sasaran,” katanya.

Aidil menjelaskan, Disdikpora Kampar akan mengambil tindakan sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran. Perbaikan bisa berupa rehabilitasi ringan, rehabilitasi berat, atau pembangunan unit baru, seperti RKB. “Kami akan memprioritaskan sekolah-sekolah yang kondisinya paling memprihatinkan. Namun demikian, semua laporan tetap akan kami catat dan rencanakan sesuai skala prioritas dan alokasi anggaran,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi dan pusat, untuk mengakses dana tambahan guna mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan. Aidil mengungkapkan bahwa perbaikan dan pembangunan infrastruktur sekolah adalah bagian dari visi Kabupaten Kampar untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.

Di sisi lain, Disdikpora Kampar juga fokus pada pengembangan kompetensi tenaga pendidik dan penguatan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan zaman. “Infrastruktur yang baik harus didukung dengan kualitas pengajaran yang unggul. Oleh karena itu, kami juga terus memfasilitasi pelatihan-pelatihan untuk guru agar dapat memberikan pendidikan yang relevan dan berkualitas,” pungkasnya.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait, Aidil berharap seluruh sekolah di Kabupaten Kampar dapat memiliki fasilitas yang memadai dan menjadi tempat belajar yang nyaman dan aman bagi para siswa. “Kami berkomitmen untuk tidak hanya merespons masalah, tetapi juga berupaya mencegah munculnya persoalan infrastruktur di masa depan,” tutupnya.(Adv)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *