BAGANSIAPIAPI (pekanbarupos.co) – Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hilir Andi Adikawira Putera, SH, MH menjadi narasumber dalam kegiatan Pembekalan Penjabat Penghulu yang digelar oleh DPC APDESI Rokan Hilir bersama Pemkab Rohil, Selasa (3/6/25).
Dalam kesempatan itu Kajari Rokan Hilir Andi Adikawira Putera, SH, MH menyampaikan bahwa Kejari Rohil siap memberikan pandangan hukum kepada para Datuk dan Datin Penghulu dalam merealisasikan anggaran desa. Pandangan tersebut tentunya sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.
“jadi kalo ada Datuk dan Datin penghulu yang ragu atau takut salah untuk melaksanakan suatu program maka kami siap dijadikan sebagai tempat konsultasi dan kami akan memberi pandangan hukum tentunya memberikan saran sesuai dengan kontek perundang-undangan yang berlaku,” sebutnya.
Adapun prioritas penggunaan yang berasal dari dana desa tahun 2025 yakni 15 persen untuk BLT, 20 persen Ketahanan Pangan, 3 persen Operasional Pemerintahan Desa dan 62 persen Pengembangan Potensi Desa dan Program Prioritas lainnya.
“Sebenarnya banyak laporan tentang Datuk dan Datin Penghulu ini yang kami terima. Untuk itu perlu saya ingatkan bahwa pertanggungjawaban pengelolaan dana desa itu administrasi dan dokumentasinya jangan pernah dilupakan,”kata Kajari mengingatkan.
Kajari juga mengajak seluruh Datuk dan Datin Penghulu untuk melakukan pekerjaan dengan tulus dan ikhlas serta mengikuti aturan yang berlaku. Ia menyakini jabatan Pj yang hanya 5 bulan ini bisa bermanfaat untuk kedepannya.
“Lagi lagi saya tuturkan bahwa kita harus bekerja secara tulus dan ikhlas, yakini apa yang kita kerja untuk kepentingan masyarakat banyak, niscaya hal itu juga akan bermanfaat untuk khalayak banyak,” harapnya.
Dalam kesempatan itu Kajari Rohil Andi Adikawira Putera, SH, MH mengajak Datuk dan Datin Penghulu untuk memanfaatkan potensi desa demi kesejahteraan masyarakat. Pihak Kepenghuluan bisa menggandeng koperasi merah putih untuk menggarap potensi desa yang ada.
“Setiap potensi yang ada didesa harus bisa di manfaatkan seperti ada potensi desa pembuatan Air minum, gandeng koperasi merah putih dan tunjuk yang professional untuk mengelolanya dan mempekerjakan masyarakat setempat sehingga perekonomian masyarakat meningkat,” ajaknya. (Adi)
Pekanbaru Pos Riau