PEKANBARU (pekanbarupos.co) – Upaya menumbuhkan rasa cinta para siswa terhadap Alquran, SMAN 16 Pekanbaru menggelar Khatam Alquran Angkatan ke-3, Kamis (12/2/2026).
Acara yang dipusatkan di halaman sekolah itu dihadiri perwakilan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Kacabdis Wilayah III Riau, Pengawas dan Pembina SMAN 16 Pekanbaru, Bhabinkamtibmas Rumbai Timur, Babinsa, Camat Rumbai Timur, Lurah setempat, Ketua RW dan RT, Ketua Komite Sekolah, orang tua siswa serta seluruh guru dan tenaga pendidik SMAN 16 Pekanbaru.
Kepala SMAN 16 Pekanbaru, Dr Hj Nurhafni MPd menjelaskan, Khatam Alquran merupakan program rutin yang dilaksanakan sekolah setiap tahun bagi siswa kelas XII yang akan menamatkan pendidikan.
Tahun ini, sekolah mengusung tema “Dan Kami Turunkan dari Alquran itu Aesuatu yang Menjadi Obat Penawar dan Rahmat bagi Orang-orang yang Beriman”.
“Khatam Alquran ini diikuti 201 siswa kelas XII. Ini merupakan implementasi dari sekolah mengaji dan literasi mengaji yang dilaksanakan 15 menit sebelum proses pembelajaran dimulai. Jadi, apa yang kami laksanakan bukan hanya seremonial, tetapi menjadi bagian dari proses pembelajaran mendalam yang kontekstual,” ujar Nurhafni, Jumat (13/2/2026).
Lebih dari itu, lanjut Nurhafni, kegiatan Khatam Alquran juga upaya sekolah memotivasi para siswa untuk mencintai Alquruan sebagai kitab suci umat Islam. Baik itu dalam membaca maupun memahami isi kandungan Alquran sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Mempelajari Alquran itu penting. Bukan hanya sekedar mengetahui cara membacanya, tapi juga mengkhatamkan dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Karena mengamalkan Alquran dipandang penting. Inilah peran upaya membumikan Alquran dan melahirkan generasi muda Qurani. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya dapat membaca Alquran, tapi juga memahami maknanya dan menumbuhkan rasa cinta terhadap Alquran dalam keseharian,” terang Nurhafni.
Kepada para siswa, Nurhafni menegaskan, dengan Khatam Alquran bukan berarti sudah selesai untuk membaca Alquran. Para siswa harus lebih giat lagi membaca dan mempelajari Alquran untuk memahami tajuid dan makhrajnya. Ia berpesan, agar para siswa SMAN 16 Pekanbaru terus belajar dengan baik dan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Ibu berharap, lulusan SMAN 16 Pekanbaru nantinya dapat menyesuaikan diri terhadap perkembangan dan kemajuan zaman tanpa harus berpaling dari ajaran-ajaran Alquran. Ini adalah bentuk atau cara kita menikmati keberkahan khatam Alquran. Tentunya dengan khatam Alquran ini harus menjadi penyemangat kita untuk terus membaca hingga dapat mengambil hikmah dari kandungan isi Alquran untuk diterapkan di dalam kehidupan,” kata Nurhafni.(yan)
Pekanbaru Pos Riau