Rabu , 10 Juni 2026
Foto Ppco : Camat Kubu Babussalam Hasan Usman saat mengikuti rapat terkait keberadaan Indomaret yang ditolak masyarakat.

Konflik Indomaret Vs Pelaku UMKM, Dinas DPMPTSP Kaji Keberadaan Indomaret di Kuba

KUBA (pekanbarupos.co) – Konflik antar dunia bisnis modern Indomaret dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu Babussalam (Kuba), Kabupaten Rokan Hilir, masih belum usai.

Persoalan ini berbuntut panjang hingga mendapat perhatian serius dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Rokan Hilir.

Buntut dari persoalan ini Dinas DPMPTSP mengundang Unsur Pimpinan Kecamatan Kuba, Kecamatan Kubu, perwakilan pelaku usaha UMKM, perwakilan mahasiswa dan perwakilan kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kadis DPMPTSP Rohil digelar, Kamis (24/4/2025) di kantor Dinas DPMPTSP Rohil, Bagansiapiapi.

Turut hadir, Camat kuba Hasan Usman SPd, MM, Kapolsek Kubu Iptu Kodam F Sidabutar SH,. MH, Kapolsek Bangko, Danramil 04 Kubu Kapten Inf M Manurung, Perwakilan Mahasiswa, Pedagang UMKM, Satpol PP, Humas Indomaret dan perwakilan Alfamart, Disperindag serta bagian hukum.

Camat Kuba Hasan Usman SPd,. MM saat di konfirmasi Wartawan, Jumat (25/4/2025) mengatakan, rapat yang di pimpin Kadis DPMPTSP Rohil belum menemukan titik terang penyelesaian konflik antar pengusaha Indomaret dan pelaku UMKM.

“Belum ada keputusan, rapat semalam (Kamis red) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu hanya dengan pendapat dari masing-masing peserta yang hadir, baik dari pelaku UMKM, Mahasiswa dan perwakilan masyarakat, begitu juga pandangan dari Upika,” ujarnya.

Lanjut Camat, setelah dengar pendapat, kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Rokan Hilir melakukan kajian dan yang terbaik terkait persoalan tersebut.

“Ini masih dalam tahap kajian dinas terkait, semoga bisa penyelesaian dari persoalan tersebut dengan sebaik baiknya,” pinta Camat.

Vidio yang beredar di Media Sosial Facebook terlihat beberapa peserta rapat memberikan pernyataan keras jika tidak dilakukan segera penutupan Indomaret makan perwakilan tokoh pemuda dan perwakilan suku akan menggelar aksi besar-besaran.

“Mau dikatakan ini ancaman dan apalah itu terserah, yang jelas jika tidak segera di indahkan dengan ditutupnya Indomaret yang beroperasi di Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, maka kami akan gelar aksi nantinya,” pungkasnya. (Zul)

About Jun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *